DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Jajaran Polda Bali langsung melakukan pengamanan ketat di sejumlah pintu masuk Pelabuhan Gilimanuk dan Padangbai, setelah adanya teror ledakan bom bunuh diri yang terjadi di depan gereja Katedral Makassar.

“Kami melakukan pengetatan dalam pengamanan di pelabuhan-pelabuhan masuk ke daerah Bali,” ujar Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Syamsi, di Denpasar, Selasa (30/3).

Baca juga :  Ditreskrimsus Polda Bali Terima Reward Atas Kasus Skimming

Syamsi mengku juga menambah jumlah personel untuk penjagaan. Selain itu, Polda Bali mendata setiap pendatang ke Pulau Dewata. “Kami juga melaksanakan atau bekerja sama dengan tokoh-tokoh adat, agama, perangkat desa untuk pengamanan,” jelasnya.

Di sisi lain, pendataan dilakukan guna mencocokkan indentitas dan orang yang bersangkutan. Hal ini juga untuk mengantisipasi berbagai kejadian yang tidak diinginkan. Tak hanya itu, Polda Bali siap melakukan pengamanan di berbagai gereja. Polisi ingin memastikan umat Nasrani bisa melaksanakan ibadah dengan aman.

Baca juga :  Gandeng Tamara Bleszynski, Polda Bali Salurkan Sembako dan Beri Edukasi

Di sisi lain, pendataan dilakukan guna mencocokkan indentitas dan orang yang bersangkutan. Hal ini juga untuk mengantisipasi berbagai kejadian yang tidak diinginkan. Tak hanya itu, Polda Bali siap melakukan pengamanan di berbagai gereja. Polisi ingin memastikan umat Nasrani bisa melaksanakan ibadah dengan aman.

Baca juga :  Polda Bali Berhasil Ringkus Pelaku Kasus Curat dan Skimming

“Jadi, kalau pengamanan ini seperti yang kami lihat kejadian terjadi di depan gereja, sehingga kami lakukan pengamanan terutama menjelang Hari Paskah,” jelasnya. (*/sin)