Antrean BBM Belum Reda, Tengah Malam Tiba dari Jakarta Koster Langsung Cek Depo Pesanggaran
DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster langsung meninjau Depo BBM Pesanggaran, Denpasar, pada Rabu (14/10/2026) pukul 23.40 WITA, setibanya dari Jakarta. Di tengah antrean bahan bakar minyak (BBM) yang belum mereda, Koster meminta distribusi dipercepat, stok dipastikan tersedia, dan masyarakat tidak panik.
Dalam peninjauan tersebut, Koster mengarahkan agar penyaluran BBM dari Depo Pesanggaran ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Denpasar, Badung, Tabanan, dan Gianyar segera dipercepat. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pemulihan pasokan dan mengurai antrean kendaraan yang membebani masyarakat.
Malam itu, Depo Pesanggaran menerima pasokan sebanyak 2 juta liter BBM. Seluruh pasokan tersebut akan didistribusikan ke SPBU di Denpasar dan diperkirakan habis pada Kamis (15/10/2026) sekitar pukul 12.00 WITA.
Pasokan tambahan sebanyak 3 juta liter dijadwalkan tiba pada Kamis. Dengan demikian, total 5 juta liter BBM disiapkan dalam dua tahap untuk memperkuat ketersediaan bahan bakar di Bali.
Namun, kedatangan pasokan dalam jumlah besar belum serta-merta menjamin antrean langsung terurai. Kelancaran distribusi dari depo hingga ke setiap SPBU menjadi faktor penting agar BBM segera bisa diperoleh masyarakat.
Untuk mempercepat penyaluran, Koster mengarahkan depo dan SPBU beroperasi selama 24 jam. Dukungan tenaga bantuan dari TNI Kodam IX/Udayana juga dikerahkan untuk memperkuat pelayanan. Sebanyak 12 unit mobil tangki turut disiapkan guna membantu operasional SPBU.
Di tengah situasi yang memicu kekhawatiran masyarakat, Koster meminta warga tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang berpotensi menimbulkan keresahan.
“Yang penting stok BBM tersedia cukup. Diperlukan kesabaran, jangan mudah kena provokasi,” demikian pesan Koster kepada masyarakat Bali.
Ia juga mengajak masyarakat bersama-sama menjaga Bali agar tetap tenang, aman, dan kondusif. Menurutnya, stabilitas daerah penting untuk mempertahankan kepercayaan wisatawan sekaligus menjaga keberlangsungan sektor pariwisata.
Kini, perhatian tertuju pada realisasi distribusi 2 juta liter BBM dari pasokan yang tiba pada Rabu malam, serta kedatangan tambahan 3 juta liter pada Kamis. Masyarakat menantikan dampak nyata dari langkah tersebut, yakni antrean yang semakin pendek dan BBM yang kembali mudah diperoleh.
Sebab, keberhasilan penanganan persoalan pasokan BBM tidak hanya ditentukan oleh jumlah bahan bakar yang tiba di depo, tetapi juga oleh kecepatan penyalurannya hingga ke tangki kendaraan masyarakat.

Tinggalkan Balasan