Di Hadapan Mahasiswa ISTNUBA, Wah Arya Ajak Kenali Potensi Diri dan Bijak Gunakan AI
DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR-I Gusti Ngurah Arya Utama Putra, yang akrab disapa Wah Arya mengajak mahasiswa mengenali potensi diri dan bijak menggunakan AI dalam merespon tantangan ke depan.
Hal tersebut disampaikan Wah Arya di hadapan ratusan mahasiswa Institut Sains & Teknologi Nahdlatul Ulama Bali (ISTNUBA), saat mengikuti PKKMB pada, Sabtu (9/10/2026).
Wah Arya mengatakan mahasiswa tak cukup hanya belajar di ruang kelas, namun juga harus dibarengi dengan kemampuan mengenali potensi diri, bijak memanfaatkan teknologi, hingga aktif berorganisasi menjadi bekal penting untuk menghadapi dunia yang terus berkembang.
Mantan Ketua Pimpinan Daerah Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) DKI Jakarta periode 2019–2022 itu membawakan materi tentang pengembangan karakter mahasiswa.
Ia mengajak mahasiswa baru untuk terlebih dahulu memahami kemampuan dan potensi yang dimiliki sebelum menentukan arah pengembangan diri.
Menurut Wah Arya, mahasiswa perlu mengenali minat, bakat, serta kekuatan diri agar dapat menyusun rencana dan target yang ingin dicapai selama menjalani masa perkuliahan.
“Tahap pertama ketika kalian sebagai mahasiwa ingin berkembang, kalian harus mengenali potensi diri melalui minat, bakat dan kekuatan diri, serta membuat plan kedepan hal apa yang perlu di capai,” ujar Wah Arya yang juga Sekretaris JMSI Bali.
Ia juga menyoroti pesatnya perkembangan teknologi yang kini semakin dekat dengan kehidupan mahasiswa. Salah satunya adalah Artificial Intelligence (AI) yang menawarkan kemudahan dalam mengakses informasi dan menyelesaikan berbagai pekerjaan.
Namun, menurutnya, kemudahan tersebut harus diimbangi dengan sikap bijak dan kemampuan berpikir kritis. Mahasiswa diharapkan tidak sekadar mengikuti perkembangan teknologi, tetapi mampu memanfaatkannya secara tepat untuk mendukung proses belajar dan pengembangan diri.
“Jaman sudah sangat maju, teknologi pun sudah sangat modern, hari ini kita disajikan teknologi yang mempermudah kehidupan kita, yaitu Ai. Namun, sebagai mahasiswa, kalian harus bijaksana menggunakan teknologi tersebut,” tambah Wah Arya.
Selain pengembangan diri dan pemanfaatan teknologi, Wah Arya menekankan pentingnya keterlibatan mahasiswa dalam organisasi, baik di lingkungan kampus maupun di luar kampus.
Baginya, organisasi bukan sekadar tempat berkegiatan, melainkan ruang untuk mengasah kemampuan berkomunikasi, membangun relasi, memperluas jaringan, serta mendapatkan pengalaman yang tidak selalu diperoleh di ruang kuliah.
“Organisasi itu penting, mau itu di intra kampus ataupun ekstra kampus. Karena, banyak hal yang kalian akan dapatkan diluar kampus. Salah satunya jaringan, akses, relasi, dll yang kalian tidak dapatkan di dalam ruang kelas,” tutupnya.
Melalui materi tersebut, Wah Arya berharap mahasiswa baru ISTNUBA tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga aktif membangun karakter, mengembangkan potensi, dan memperluas pengalaman selama masa perkuliahan.
Editor: Agus Pebriana

Tinggalkan Balasan