DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pertanian menggelar Gerakan Tanam (Gertam) Padi Varietas Cakrabuana Agritan sebagai langkah antisipatif menghadapi musim kemarau sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. Kegiatan yang berlangsung di Subak Sembung, Kelurahan Peguyangan, Kecamatan Denpasar Utara, Kamis (23/7), juga menjadi momentum penyaluran benih unggul untuk areal tanam seluas 205 hektare yang tersebar di 15 subak di Kota Denpasar.

Gerakan tanam diawali dengan penanaman padi secara simbolis di lahan seluas 10 are yang merupakan bagian dari kawasan Subak Sembung seluas 5 hektare. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kota Denpasar, I G.A.N. Anggreni Suwari, SP., M.Si., mewakili Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar, Lurah Peguyangan I Gede Sudi Arcana, S.Sn., M.Si., perwakilan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Provinsi Bali, pekaseh, penyuluh pertanian, serta para petani.

Baca juga :  Pemkot Targetkan Penyerahan Jalan Karya Makmur Ubung Kaja selesai Tahun Ini

Mewakili Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar, I G.A.N. Anggreni Suwari menjelaskan bahwa varietas Cakrabuana Agritan dipilih karena memiliki kemampuan beradaptasi yang baik terhadap kondisi musim kemarau. Selain itu, varietas tersebut memiliki potensi hasil panen yang tinggi sehingga diharapkan mampu meningkatkan produktivitas lahan pertanian di Kota Denpasar.

Baca juga :  Tahun Ini, Pemkot Denpasar Rencanakan Penataan Lanjutan Tukad Badung

“Melalui Gerakan Tanam ini pemerintah berharap para petani segera memanfaatkan bantuan benih yang telah disalurkan agar proses tanam dapat berlangsung tepat waktu,” ujarnya.

Menurutnya, percepatan masa tanam menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kota Denpasar untuk menjaga keberlanjutan produksi padi, memperkuat ketahanan pangan daerah, sekaligus meningkatkan luas tambah tanam di tengah tantangan perubahan iklim.

Ia menambahkan, gerakan tanam serempak juga merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap peningkatan kesejahteraan petani melalui penyediaan benih unggul berkualitas. Dengan penanaman yang dilakukan secara bersamaan, pertumbuhan tanaman diharapkan lebih seragam, risiko serangan organisme pengganggu tanaman dapat ditekan, dan produktivitas panen meningkat.

Baca juga :  Pemkot Denpasar Gandeng Polresta Antisipasi Geng Motor dan Kenakalan Remaja

Selain penyaluran benih unggul, Pemerintah Kota Denpasar terus memperkuat sektor pertanian melalui berbagai program strategis, mulai dari penyediaan sarana produksi, pendampingan intensif oleh penyuluh pertanian, hingga penerapan inovasi teknologi budidaya.

Melalui sinergi antara pemerintah, penyuluh, dan petani, Pemkot Denpasar berharap pertanian perkotaan tetap mampu berkembang, menjaga ketahanan pangan daerah, sekaligus melestarikan sistem Subak sebagai warisan budaya Bali yang tetap lestari di tengah pesatnya perkembangan Kota Denpasar.