DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster meminta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bali untuk memetakan cabang olahraga (cabor) yang berpeluang mendapatkan torehan emas di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Koster megatakan pemetaan tersebut sebagai strategi agar Bali kembali bisa menduduki posisi lima besar nasional saat PON Papua 2021. Arahan itu disampaikan Koster saat membuka Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Bali di Wiswa Sabha, Denpasar, Selasa (21/7/2026).

Koster mengatakan Bali memiliki keterbatasan dari sisi jumlah penduduk dibandingkan provinsi-provinsi besar seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Keterbatasan ini menurutnya, membuat Bali kesulitan untuk meraih peringkat satu atau dua besar nasional.

Baca juga :  Gubernur Koster Resmi Mulai Berlakukan Tahap Pertama Tata Kehidupan Era Baru

“Kita di Bali kan sebetulnya kecil, penduduknya ada 4,4 juta. Dibandingkan dengan Jawa Barat 51 juta, bandingkan dengan jawa tengah, dan jawa timur, kita jauh. Kalau secara statistik peluang kita mendapatkan yang terbaik atau berimbang sama mereka susah,” terang Koster.

Meski demikian, Koster mengatakan kekalahan kuantitas tersebut bisa ditutupi dengan strategi yang tepat. Salah satunya adalah melakukan pemetaan dan identifikasi secara rinci terhadap cabang olahraga yang berpeluang menyumbang medali emas, perak, maupun perunggu.

“Petakan target medali emas berapa dan dari cabang olahraga apa. Begitu juga medali perak dan perunggu. Setelah dipetakan, pembinaan harus dilakukan dari sekarang secara serius,” tegasnya.

Baca juga :  Gubernur Koster Sampaikan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi tentang Raperda APBD 2021

Koster pun meminta Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027 di Kabupaten Buleleng harus dimanfaatkan sebagai ajang pembibitan atlet menuju kompetisi nasional.

“Kita manfaatkan Porprov 2027 di Buleleng sebagai ajang pembinaan untuk melahirkan atlet-atlet yang siap bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.

Guna meraih prestasi maksimal, Koster berjanji akan meningkatkan dukungan anggaran untuk KONI pada tahun 2027.

Di samping itu, Koster juga membuka peluang hadirnya sumber anggaran diluar APBD yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan untuk membiayai ekosistem olahraga di Pulau Dewata.

Sementara itu, Ketua KONI Bali I Nyoman Giri Prasta berjanji akan berjuang habis-habisan untuk membawa Bali kembali meraih peringkat lima besar nasional di PON.

Baca juga :  Peradah-KMHDI Apresiasi Gerak Cepat Koster Bentuk Satgas Penanganan Sampah Pantai Kuta

Ia menegaskan KONI Bali akan terus melakukan pembenahan organisasi dan pembinaan atlet agar prestasi olahraga Bali kembali meningkat.

Lebih jauh, Giri juga menyinggung persiapan Porprov Bali 2027. Menurutnya saat ini kordinasi terus dilakukan dengan KONI Buleleng sebagai tuan rumah. Giri Prasta juga mengatakan bahwa telah ada kesepakatan dimana kabupaten/kota penyangga akan mendukung penyelenggaraan ajang olahraga terbesar di Bali tersebut.

Giri juga menyinggung tentang persiapan Bali mengirimkan duta ke PON Bela Diri di Manado dan PON Pantai di Ancol, meskipun khusus anggaran di PON Pantai belum dialokasikan.

“Kami akan berupaya maksimal agar Bali tetap memiliki wakil pada PON Pantai,” ujarnya.

Reporter: Agus Pebriana