Trump Disorakin di Final Piala Dunia, Malah Mau Ikut Spanyol Selebrasi Juara
DIKSIMERDEKA.COM EAST RUTHERFORD – Trump Disorakin di Final Piala Dunia2026. Ya, final ini tak hanya menghadirkan drama kemenangan Spanyol atas Argentina, tetapi juga momen yang menyita perhatian publik. Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden FIFA Gianni Infantino mendapat cemoohan dari ribuan penonton saat turun ke lapangan untuk prosesi penyerahan trofi.
Sorakan boo menggema di MetLife Stadium, New Jersey, ketika Trump dan Infantino berjalan menuju podium usai Spanyol memastikan kemenangan 1-0 atas Argentina melalui gol Ferran Torres di babak perpanjangan waktu.
Menurut laporan rombongan pers Gedung Putih, tingkat kebisingan stadion yang sebelumnya berada di kisaran 78 desibel meningkat menjadi 84 desibel saat Trump memasuki lapangan. Suara cemoohan terdengar jelas dari berbagai penjuru stadion.
Trump Disorakin di Final Piala Dunia Saat Penyerahan Trofi
Momen paling menarik terjadi setelah Trump menyerahkan trofi kepada kapten Spanyol.
Alih-alih langsung meninggalkan podium, Trump sempat berdiri di samping para pemain yang bersiap mengangkat trofi Piala Dunia. Aksi itu membuat suasana sedikit canggung karena selebrasi seharusnya menjadi milik para juara.
Gianni Infantino kemudian menghampiri Trump dan secara halus mengarahkannya turun dari podium agar skuad Spanyol dapat merayakan keberhasilan mereka tanpa kehadiran tamu kehormatan di tengah-tengah tim.
Peristiwa tersebut mengingatkan publik pada final Piala Dunia Antarklub tahun lalu, ketika Trump juga sempat berdiri bersama Chelsea saat penyerahan trofi sehingga mengundang perhatian para pemain.
Datang dengan Marine One
Trump tiba di MetLife Stadium menggunakan helikopter kepresidenan Marine One, yang terlihat melintas di atas stadion sekitar 45 menit sebelum kick-off.
Selama pertandingan, ia duduk di area VIP bersama Gianni Infantino. Di sekitar mereka hadir pula Raja Spanyol Felipe VI, Perdana Menteri Kanada Mark Carney, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum, serta sejumlah mantan pesepak bola ternama.
Saat wajah Trump pertama kali ditampilkan di layar stadion sebelum pertandingan, sebagian penonton sudah terdengar memberikan cemoohan. Namun, reaksi itu belum sebesar ketika ia memasuki lapangan pada upacara penyerahan trofi.
Final Bersejarah
Kehadiran Trump menjadi catatan tersendiri dalam sejarah sepak bola.
Ia tercatat sebagai presiden Amerika Serikat pertama yang masih menjabat dan menghadiri final Piala Dunia yang digelar di negaranya sendiri. Saat Amerika menjadi tuan rumah Piala Dunia 1994, Presiden Bill Clinton tidak hadir di partai final. Penyerahan trofi ketika itu diwakili Wakil Presiden Al Gore.
Sebelumnya, Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani menyerahkan trofi kepada Lionel Messi saat Argentina menjuarai Piala Dunia 2022, sementara Presiden Rusia Vladimir Putin menghadiri seremoni penyerahan trofi pada final Piala Dunia 2018.
Hubungan Dekat dengan FIFA
Trump dikenal memiliki hubungan yang cukup dekat dengan Gianni Infantino.
Selama Piala Dunia 2026, Trump bahkan dikabarkan sempat menghubungi Presiden FIFA untuk meminta peninjauan ulang hukuman kartu merah yang diterima penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun, menjelang laga 16 besar.
FIFA kemudian membatalkan sanksi tersebut. Meski demikian, keputusan itu memicu perdebatan karena dianggap membuka ruang intervensi politik dalam dunia sepak bola.
Pada akhirnya, sorotan di MetLife Stadium bukan hanya tertuju pada keberhasilan La Furia Roja menjadi juara dunia, tetapi juga pada momen ketika Donald Trump mendapat cemoohan dari penonton dan sempat mencoba ikut berada di tengah selebrasi bersejarah Spanyol.
Sorotan Publik Beralih dari Trofi ke Trump
Aksi Donald Trump di podium penyerahan trofi langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial. Banyak penonton menilai momen yang seharusnya menjadi milik para pemain Spanyol justru sempat teralihkan oleh kehadiran Presiden Amerika Serikat tersebut di tengah podium. Rekaman video ketika Trump berdiri di samping para pemain yang hendak mengangkat trofi pun dengan cepat beredar luas dan menuai beragam komentar.
Di sisi lain, para pemain Spanyol tetap larut dalam euforia setelah memastikan gelar juara dunia kedua dalam sejarah mereka. Rodri mengangkat trofi Piala Dunia diiringi sorak-sorai rekan setim, sementara Ferran Torres, pencetak gol kemenangan, menjadi salah satu pemain yang paling banyak mendapat pelukan dari para suporter dan ofisial tim.
Bagi Argentina, kekalahan ini menjadi penutup perjalanan impresif Lionel Messi di Piala Dunia 2026. Meski gagal mempertahankan gelar yang diraih pada edisi 2022, kapten Albiceleste tetap mendapat penghormatan dari para pendukungnya. Namun, pada malam bersejarah itu, perhatian publik tidak hanya tertuju pada kemenangan Spanyol, tetapi juga pada kontroversi yang mengiringi kehadiran Donald Trump di seremoni penyerahan trofi.

Tinggalkan Balasan