DIKSI MERDEKA.COM ATLANTA Duel Inggris vs Argentina dipastikan berlangsung dalam tensi tinggi, tetapi Lionel Scaloni lebih memilih berbicara lewat hasil di lapangan. Di tengah kritik yang menyebut Argentina belum tampil meyakinkan, pelatih La Albiceleste menegaskan timnya telah membuktikan kualitas dengan kembali melangkah ke semifinal Piala Dunia 2026 dan kini siap berjuang habis-habisan demi tiket ke final.

Menurutnya, keberhasilan mencapai semifinal menjadi bukti nyata bahwa para pemainnya telah bekerja luar biasa.

“Argentina tidak bermain seburuk yang dikatakan banyak orang. Kalau kami sampai di tahap ini, berarti kami melakukan sesuatu dengan benar,” kata Scaloni kepada ESPN dalam konferensi pers jelang semifinal melawan Inggris, Selasa (15/7).

Pelatih berusia 48 tahun itu juga memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pemain yang kembali membawa Argentina bersaing di level tertinggi dunia.

“Saya sangat berterima kasih kepada para pemain. Mereka sudah menghadiahkan tiga gelar untuk kami dan sekarang kembali membawa Argentina ke semifinal Piala Dunia. Kami tinggal selangkah lagi menuju final dan akan memberikan segalanya untuk mencapainya.”


Argentina Memang Tak Selalu Menang Mudah

Perjalanan Argentina menuju empat besar memang jauh dari kata mulus.

Baca juga :  Haaland Menggila! Norwegia Lolos ke 32 Besar, Senegal Menangis di Ujung Laga

La Albiceleste menyapu bersih fase Grup J dengan mengalahkan Aljazair, Austria, dan Yordania. Namun, tantangan sesungguhnya baru datang pada fase gugur.

Cape Verde memaksa Argentina bermain hingga babak tambahan waktu.

Drama yang lebih besar terjadi saat menghadapi Mesir di babak 16 besar.

Sempat tertinggal 0-2, Argentina bangkit secara luar biasa lewat inspirasi Lionel Messi sebelum akhirnya membalikkan keadaan dan memastikan tiket ke perempat final.

Setelah itu, Swiss juga memberikan perlawanan sengit. Lagi-lagi Argentina harus bekerja keras hingga extra time sebelum memastikan kemenangan.

Meski begitu, Scaloni tidak mempermasalahkan cara timnya meraih kemenangan.


“Yang Penting Kami Ada di Semifinal”

Scaloni mengaku sama sekali tidak memikirkan apakah Argentina sudah bermain sesuai dengan filosofi ideal yang diinginkannya.

Baginya, hasil jauh lebih penting dibanding penilaian orang lain.

“Sejujurnya saya tidak terlalu memikirkan apakah permainan kami sudah seperti yang saya inginkan.”

“Kalau satu setengah bulan lalu ada yang menawarkan kami tempat di semifinal Piala Dunia, saya pasti langsung menerimanya, apa pun caranya.”

Karena itu, ia tidak ingin membuang energi memikirkan kritik.

Menurut Scaloni, kondisi fisik tim juga bukan alasan.

“Saya tidak punya keluhan. Mau kami lelah atau tidak, itu tidak penting. Kami ada di semifinal Piala Dunia.”

“Sekarang kami sangat bersemangat. Semua pemain bahagia dan siap memainkan pertandingan ini.”


Scaloni Tolak Kaitkan Semifinal dengan Perang Falklands

Pertandingan melawan Inggris kembali memunculkan pembahasan mengenai Perang Falklands (Malvinas) yang terjadi pada 1982.

Baca juga :  Inggris vs Kroasia Piala Dunia 2026: Misi Balas Dendam Kane

Namun Scaloni menegaskan dirinya tidak ingin mencampurkan sejarah politik dengan sepak bola.

Menurutnya, laga semifinal hanya harus dipandang sebagai pertandingan olahraga.

“Ini adalah pertandingan sepak bola.”

“Saya tidak bisa mencampuradukkan semuanya, terutama sebagai bentuk penghormatan terhadap peristiwa yang terjadi puluhan tahun lalu.”

Scaloni menyebut konflik tersebut sebagai salah satu masa paling menyedihkan dalam sejarah Argentina.

Karena itu, ia merasa tidak tepat jika pertandingan sepak bola dijadikan simbol konflik politik.

“Itu adalah periode yang sangat menyedihkan dalam sejarah kami dan tidak banyak yang bisa kami lakukan terhadap apa yang sudah terjadi.”

“Di berbagai belahan dunia masih ada perang dan kita semua mengecamnya. Jadi menurut saya tidak masuk akal jika pertandingan ini dianggap lebih dari sekadar sepak bola.”

Meski begitu, Scaloni menegaskan rakyat Argentina tetap mengenang para korban perang.

“Kami tentu mengenang mereka. Tetapi ini tetap pertandingan sepak bola. Jangan mencampurkan keduanya.”


Inggris Jadi Penghalang Terakhir Menuju Final

Semifinal melawan Inggris menjadi kesempatan bagi Argentina untuk mencatat sejarah baru.

Baca juga :  Norwegia vs Irak 4-1: Haaland Mengamuk di Debut Piala Dunia

Jika mampu menang, La Albiceleste akan melaju ke final Piala Dunia untuk kedua kalinya secara beruntun setelah menjadi juara pada edisi Qatar 2022.

Selain itu, Argentina juga mencatat pencapaian luar biasa dengan mencapai empat semifinal Piala Dunia secara beruntun, yakni pada 2014, 2018, 2022, dan kini 2026.

Dalam periode tersebut, mereka juga sukses menjuarai Copa America 2021 dan 2024.

Namun, tantangan kali ini tidak akan mudah.

Inggris datang dengan kepercayaan diri tinggi di bawah asuhan Thomas Tuchel yang sebelumnya menyatakan telah menemukan cara untuk meredam Lionel Messi.

Pemenang duel klasik Inggris vs Argentina akan menghadapi Spanyol pada partai final Piala Dunia 2026 yang digelar 20 Juli di East Rutherford, New Jersey.

Kini, Scaloni hanya memiliki satu target.

Membawa Argentina melewati hadangan Inggris dan menjaga mimpi mempertahankan gelar juara dunia tetap hidup.