Delapan Ballon d’Or Sudah Diraih, Tapi Messi Belum Pernah Sekali Pun Melawan The Three Lions

DIKSIMERDEKA.COM ATLANTA – Lionel Messi sudah menaklukkan hampir semua panggung sepak bola dunia. Ia mengoleksi delapan Ballon d’Or, membawa Argentina juara dunia, dan mencatat lebih dari 200 penampilan bersama tim nasional. Namun ada satu pengalaman yang belum pernah ia rasakan: menghadapi Inggris.

Momen itu akhirnya tiba. Argentina akan menantang Inggris pada semifinal Piala Dunia 2026 di Atlanta, Rabu (16/7/2026) waktu setempat. Pertandingan ini menjadi pertemuan pertama Messi dengan The Three Lions sepanjang karier internasionalnya.

Laga tersebut dipastikan menyita perhatian dunia. Bukan hanya karena mempertemukan dua raksasa sepak bola, tetapi juga menghadirkan duel generasi antara Lionel Messi dan bintang muda Inggris, Jude Bellingham.

Messi hampir saja gagal mewujudkan pertemuan bersejarah itu ketika Argentina kesulitan menyingkirkan Swiss di perempat final. Namun La Albiceleste akhirnya menang 3-1 lewat babak tambahan.

Menariknya, laga tersebut menjadi pertandingan pertama Messi di Piala Dunia 2026 tanpa mencetak gol. Meski demikian, kapten Argentina itu masih memimpin daftar pencetak gol terbanyak turnamen bersama Kylian Mbappé dengan koleksi delapan gol.

Baca juga :  Mbappe Ngamuk! Prancis Siap Balas Dendam ke Spanyol di Semifinal

Messi Tetap Jadi Ancaman

Mantan bek Inggris Micah Richards menilai Inggris tetap harus mewaspadai Messi meski usianya kini telah menginjak 39 tahun.

Menurut Richards, Messi memang tidak lagi banyak membantu bertahan. Namun kemampuan membaca ruang dan menentukan momen membuatnya tetap menjadi pemain yang sangat sulit dihentikan.

“Semua pemain Argentina bermain untuk Messi. Semua orang harus antusias menyaksikan pertandingan ini,” kata Richards.

Ia menyebut Messi hampir mustahil dijaga karena selalu bergerak ke ruang-ruang kosong yang sulit diprediksi lawan.

“Dia mungkin tidak banyak berlari, tetapi dia tahu kapan harus hidup dalam pertandingan. Tekniknya luar biasa, visi bermainnya hebat, dan auranya berada di level yang berbeda dibanding pemain lain,” ujarnya.

Rooney: Jangan Pernah Kehilangan Konsentrasi

Legenda Manchester United sekaligus mantan kapten Inggris, Wayne Rooney, juga mengingatkan tim asuhan Thomas Tuchel agar tidak lengah sedetik pun ketika menghadapi Messi.

Baca juga :  Prediksi Skor Argentina vs Aljazair Piala Dunia 2026

Menurut Rooney, kelemahan Messi memang ada saat Argentina kehilangan bola karena ia jarang turun membantu bertahan.

Namun, hal itu langsung tertutupi oleh kualitasnya ketika menguasai bola.

“Messi bisa menjadi kelemahan Argentina saat bertahan karena dia tidak selalu kembali membantu. Tetapi dia selalu memiliki momen-momen berkualitas yang bisa mengubah pertandingan,” kata Rooney dilansir oleh BBC.

Ia menambahkan, menjaga Messi bukan hanya tugas satu pemain.

“Dibutuhkan konsentrasi penuh dan komunikasi antarpemain selama 90 menit. Kalau lengah sedikit saja, dia bisa menghukum Anda.”

Inggris Tak Gentar

Meski mengakui kualitas Messi, mantan striker Inggris Chris Sutton justru melihat semifinal ini sebagai kesempatan emas bagi The Three Lions.

Menurutnya, Argentina saat ini bukan tim terbaik yang pernah dimiliki Lionel Scaloni.

“Inggris seharusnya menikmati tantangan menghadapi Argentina. Tim ini bukan Argentina terbaik, tetapi mereka selalu menemukan cara untuk menang,” ujar Sutton.

Rivalitas Lama Kembali Memanas

Pengamat sepak bola Amerika Selatan Tim Vickery mengatakan duel melawan Inggris memiliki arti emosional bagi Messi dan publik Argentina.

Baca juga :  Hossam Hassan: FIFA Ingin Messi Tetap di Piala Dunia usai Argentina Singkirkan Mesir

Menurutnya, sangat sulit membayangkan Messi mengakhiri karier internasional tanpa pernah menghadapi rival tradisional Argentina tersebut.

Ia bahkan mengungkapkan para pendukung Argentina sudah mulai menyanyikan lagu-lagu yang menyindir Inggris sejak laga perempat final melawan Swiss berakhir.

Atmosfer panas dipastikan menyelimuti Mercedes-Benz Stadium ketika dua negara dengan sejarah panjang di sepak bola dunia kembali bentrok.

Selain menjadi perebutan tiket final, pertandingan ini juga akan mempertemukan dua kandidat pemain terbaik turnamen. Di satu sisi ada Lionel Messi yang memburu gelar Piala Dunia kedua dalam kariernya. Di sisi lain berdiri Jude Bellingham, motor permainan Inggris yang sedang tampil luar biasa setelah mencetak enam gol sepanjang turnamen.

Semifinal ini diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling bergengsi di Piala Dunia 2026, mempertemukan pengalaman, sejarah, dan talenta terbaik dari dua generasi berbeda dalam satu panggung.

Bagi Messi, laga ini bukan sekadar perebutan tiket final. Ini menjadi kesempatan menorehkan sejarah baru dengan menghadapi Inggris untuk pertama kalinya di level internasional.