DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Perum BULOG Kanwil Bali berhasil merealisasi serapan gabah petani mencapai sebanyak 9.324 ton dan beras sebanyak 198 ton hingga awal Juni 2026.

Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Bali, Simon Melkisedek Lakapu mengatakan capaian tersebut merupakan bagian dari kontribusi dalam mendukung keberhasilan pengadaan gabah dan beras nasional serta penguatan Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

“Realisasi serapan menunjukkan komitmen kami untuk terus hadir di tengah petani, memastikan hasil panen terserap secara optimal, serta mendukung penguatan ketahanan pangan nasional,” ujar Simon Melkisedek Lakapu.

Baca juga :  BULOG Pastikan Stok Beras Bali Aman saat Idul Adha dan Galungan

Ia mengatakan keberhasilan serapan ini juga berdampak langsung terhadap penguatan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang saat ini berada pada level tertinggi dalam sejarah modern pengelolaan pangan nasional.

Ia mengatakan secara nasional, stok beras yang dikelola BULOG telah melampaui 5 juta ton sehingga memberikan jaminan ketersediaan pangan yang kuat untuk menghadapi berbagai kebutuhan pemerintah, mulai dari stabilisasi harga, bantuan pangan, hingga mitigasi potensi bencana dan gejolak pasar.

Lebih lanjut, BULOG optimistis target pengadaan 4 juta ton setara beras pada tahun 2026 dapat tercapai bahkan sebelum akhir tahun.

Baca juga :  Bulog Pastikan Stok Beras Aman, Bali Kantongi Cadangan 13 Ribu Ton

Dengan masih berlangsungnya musim panen di sejumlah wilayah strategis, BULOG akan terus mengoptimalkan penyerapan hasil panen petani melalui sinergi yang semakin kuat bersama seluruh pemangku kepentingan.

Capaian ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa Indonesia semakin kokoh menuju kemandirian dan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Di tengah berbagai tantangan global, BULOG hadir sebagai instrumen negara yang memastikan hasil kerja keras petani terserap secara optimal, kesejahteraan petani meningkat, dan kebutuhan pangan masyarakat tetap terjamin.

“Keberhasilan serapan ini bukan hanya angka, tetapi wujud nyata keberpihakan negara kepada petani dan komitmen bersama dalam mewujudkan swasembada pangan nasional,” tutup Simon Melkisedek Lakapu.

Baca juga :  BULOG Pastikan Stok Beras di Bali Aman, Masyarakat Diimbau Tidak Panic Buying

Adapun secara nasional Perum BULOG mencatatkan capaian monumental dalam pelaksanaan penugasan pemerintah untuk pengadaan gabah dan beras dalam negeri.

Hingga tanggal 3 Juni 2026, realisasi serapan gabah dan beras petani secara nasional telah mencapai 3.008.626 ton setara beras (3,01 juta ton) atau sekitar 75 persen dari target nasional sebesar 4 juta ton yang ditetapkan pemerintah untuk tahun 2026.

Reporter: Agus Pebriana