BULOG Pastikan Stok Beras di Bali Aman, Masyarakat Diimbau Tidak Panic Buying
DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Perum BULOG memastikan ketersediaan stok pangan pokok, khususnya beras dan minyak goreng, dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Masyarakat pun diimbau tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying, terutama menjelang hari besar keagamaan.
Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, dalam keterangannya di Jakarta, Senin (9/3), menyampaikan bahwa stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikuasai BULOG saat ini mencapai 3,74 juta ton.
Jumlah tersebut diproyeksikan terus meningkat seiring berlangsungnya penyerapan gabah dan beras dari dalam negeri di berbagai daerah.
“Stok beras yang dikuasai BULOG saat ini berada pada level yang sangat kuat, yakni sekitar 3,74 juta ton. Dengan adanya panen di berbagai daerah serta upaya penyerapan yang terus kami lakukan, kami memproyeksikan stok tersebut akan meningkat dan pada akhir Maret dapat mencapai kisaran 4,5 hingga 5 juta ton,” ujarnya.
Sementara itu, Kantor Wilayah BULOG Bali juga memastikan pasokan beras dan minyak goreng di Provinsi Bali tetap terjaga. Kondisi ini didukung sinergi berbagai pihak dalam menjaga ketersediaan pangan di daerah.
Pemimpin Wilayah BULOG Bali, Muhamad Anwar, mengatakan ketersediaan pangan di Bali dipastikan aman, terutama menjelang dua hari besar keagamaan, yakni Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
“Dengan stok beras yang kuat, dukungan pasokan minyak goreng, serta kerja sama berbagai pihak seperti Tim Satgas Pangan, pemerintah daerah, dinas terkait, dan para pemangku kepentingan lainnya, kami memastikan pasokan tetap tersedia dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Provinsi Bali,” ujarnya.
Selain beras dan minyak goreng, ketersediaan bahan pokok lainnya juga terpantau mencukupi. Berdasarkan pemantauan di lapangan, harga berbagai komoditas sembako di Bali relatif stabil dan terkendali.
BULOG pun mengimbau masyarakat agar berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan.
“Tidak perlu ada kepanikan di masyarakat. Stok pangan nasional, khususnya di Provinsi Bali, dalam kondisi aman dan pemerintah terus memastikan ketersediaannya. Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan berbelanja secara wajar,” kata Anwar.
BULOG Bali bersama pemerintah juga terus melakukan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, antara lain melalui penguatan distribusi, penyerapan produksi dalam negeri, serta pelaksanaan program stabilisasi pangan.
Sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan juga terus diperkuat untuk memastikan ketahanan pangan di Bali tetap terjaga.
Editor: Agus Pebriana

Tinggalkan Balasan