Forum Alumni KMHDI Bali Dorong Kader Ambil Peran Strategis di Daerah
DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Forum Alumni Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Bali menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan mengambil peran nyata dalam pembangunan daerah.
Penegasan tersebut disampaikan dalam Simakrama Alumni KMHDI 2026 yang berlangsung di Rumah Kebangsaan dan Kebhinekaan Satyam Eva Jayate, Minggu (24/5/2026).
Ketua Forum Alumni KMHDI Bali I Ketut Sae Tanju mengajak seluruh alumni KMHDI di Bali memperkuat persaudaraan, konsolidasi kader, serta arah pengabdian organisasi ke depan.
Menurutnya, KMHDI tidak hanya menjadi ruang pembinaan kader mahasiswa Hindu, tetapi juga harus menjadi kawah candradimuka lahirnya sumber daya manusia yang mampu mengisi ruang-ruang strategis di Bali.
“KMHDI harus hadir untuk pembangunan Bali. Dari ruang kaderisasi, kita harus berani melangkah menuju ruang-ruang strategis demi masa depan Bali yang lebih baik,” ujar Sae Tanju.
Ia menegaskan kader KMHDI harus mampu hadir di berbagai sektor kehidupan masyarakat. Di kampus, kader KMHDI diharapkan menjadi intelektual yang kritis dan solutif.
Di desa menjadi penggerak masyarakat, di birokrasi menjadi pengambil kebijakan, di dunia politik menjadi penentu arah pembangunan, di dunia usaha menjadi pencipta kemandirian ekonomi, serta di media menjadi penjaga narasi Bali.
Selain itu, kader KMHDI juga diharapkan mampu menjadi bagian dari solusi di tengah masyarakat melalui nilai-nilai pengabdian dan kepedulian sosial.
Sae Tanju menambahkan, Simakrama Alumni KMHDI 2026 diharapkan menjadi ruang mempererat solidaritas antargenerasi kader sekaligus memperkuat basis kaderisasi organisasi agar tetap relevan menghadapi tantangan zaman.
Dengan semangat kebersamaan dan keberanian mengambil peran strategis, Forum Alumni KMHDI Bali mengajak seluruh alumni untuk kembali bersatu, membangun jejaring, dan berkontribusi bagi Bali melalui nilai-nilai perjuangan KMHDI.
“Sudah saatnya kader KMHDI hadir di mana-mana, membawa nilai pengabdian, intelektualitas, dan keberanian untuk Bali,” tutupnya.
Editor: Agus Pebriana

Tinggalkan Balasan