DIKSIMERDEKA.COM LEIPZIG -Suasana santai sore di pusat kota Leipzig Jerman berubah menjadi kepanikan dalam hitungan detik. Sebuah mobil melaju kencang dan menghantam kerumunan, meninggalkan korban berjatuhan dan teriakan minta tolong di tengah jalan.

Dua orang tewas dan puluhan lainnya terluka setelah sebuah mobil SUV menabrak kerumunan di pusat kota Leipzig, Jerman timur, pada Senin (4/5/2026) sore waktu setempat. Polisi telah menangkap seorang tersangka, namun motif serangan masih belum diketahui.

Wali Kota Leipzig, Burkhard Jung, mengatakan pelaku telah diamankan aparat. “Polisi telah menangkap pelaku yang diduga,” ujarnya. “Kami masih belum benar-benar mengetahui motifnya. Kami belum mengetahui apa pun tentang pelaku.” Tambah Burkhard.

Baca juga :  Jerman Geger! Pria Wajib Izin Militer Jika Tinggal Lama di Luar Negeri

Insiden terjadi sekitar pukul 16.45 waktu setempat di kawasan pusat perbelanjaan yang ramai pengunjung. Saat itu, area tersebut dipadati pembeli dan pengunjung kafe di tengah cuaca musim semi yang hangat.

Kepala pemadam kebakaran, Axel Schuh, menyebut sedikitnya dua orang mengalami luka serius. “Dua orang mengalami luka serius. Mereka segera ditangani oleh petugas pertama di lokasi, kemudian diserahkan ke layanan ambulans dan dibawa ke unit gawat darurat,” katanya. “Kami juga memiliki sekitar 20 orang lainnya yang terdampak.”

Petugas darurat dalam jumlah besar dikerahkan ke lokasi, termasuk puluhan pemadam kebakaran, paramedis, serta dua helikopter.

Baca juga :  Trump Tarik Pasukan AS dari Jerman, NATO Gelisah: Ancaman Rusia Menguat, Eropa Disuruh Jaga Diri Sendiri!

Menurut laporan, kendaraan tersebut melaju dengan kecepatan tinggi dari Augustusplatz menuju kawasan perbelanjaan Grimmaische Straße sebelum akhirnya berhenti setelah sekitar 500 meter. Foto di lokasi menunjukkan kaca depan kendaraan pecah dan bagian depan mobil rusak parah.

Wali Kota Jung yang datang langsung ke lokasi menyatakan keprihatinannya atas insiden tersebut. “Ini sangat mengejutkan. Yang bisa saya lakukan saat ini hanyalah menyampaikan solidaritas kepada keluarga para korban,” ujarnya. “Selebihnya akan bergantung pada kerja polisi dan otoritas penyelidik.”

Sejumlah saksi mata menggambarkan suasana panik saat kejadian berlangsung. Jörg Häfner, yang sedang berada di sebuah restoran, mengatakan, “Terdengar suara mesin yang keras — lalu dentuman. Para pengunjung bergegas mencoba membantu seorang perempuan yang tertabrak mobil itu.”

Baca juga :  Profesor Asal Indonesia Raih Penghargaan Dosen Terbaik Dari Universitas Jacobs, Jerman

Sementara itu, Jana Häfner menambahkan, “Ada rasa solidaritas yang luar biasa,” menggambarkan upaya warga yang saling membantu korban di lokasi kejadian.

Polisi segera menutup area dan meminta toko-toko di sekitar lokasi untuk tutup, sementara jenazah korban ditutupi di lokasi kejadian.

Insiden ini kembali menyoroti serangkaian kejadian serupa di Jerman dalam beberapa tahun terakhir, di mana kendaraan digunakan untuk menyerang kerumunan warga. Aparat kini masih menyelidiki latar belakang pelaku dan kemungkinan motif di balik kejadian tersebut.