DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali mengungkapkan masih ada sejumlah titik kawasan yang masih tergenang air setinggi mata kaki usai banjir beberapa hari lalu.

Kepala BPDB Bali I Gede Agung Teja Bhusana mengatakan secara umum genangan air pasca banjir sudah surut. Namun, masih ada beberapa tiitik yang tergenang air, terutama di kawasan yang daratanya rendah.

Baca juga :  BPBD Mulai Tebang Pohon Di Jalan Bypass IB Mantra Antisipasi Cuaca Ektrem

“Secara umum semuanya sudah kembali. Namun memang masih ada beberapa titik genangan,” ujarnya, Minggu (01/03/2026).

Ia menyebut wilayah seperti Sanur, Kuta, dan Kelan masih mengalami genangan. Di kawasan Kelan, ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar mata kaki dan cukup sulit disurutkan.

Baca juga :  Bali Diguyur Hujan Tiga Hari, Puluhan Titik Terendam Banjir

“Kondisi ini agak sulit karena saluran drainase tidak optimal dan wilayahnya memang berada di dataran rendah,” jelasnya.

Made Teja mengatakan genangan juga sempat berdampak pada aktivitas pendidikan. Namun tambahnya, saat ini aktivitas belajar mengajar telah kembali normal dan siswa dijadwalkan kembali masuk seperti biasa.

Baca juga :  20% Wilayah Bali Masuk Zona Merah Bencana, Pengetahuan Kebencanaan Harus Jadi Kesadaran Kolektif

Sebelumnya, sejumlah wilayah Bali sempat terendam air akibat intensitas hujan tinggi. BPDB mencatat terdapat 126 titik kawasan terendam yang mayoritas tersebar di Badung dan Denpasar.

Reporter: Agus Pebriana