Hujan Deras Terjang Bali, Banjir dan Longsor Terjadi di Sejumlah Wilayah
DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Hujan deras yang mengguyur sebagian besar wilayah Bali dalam 12 jam terakhir memicu banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang di sejumlah kabupaten/kota.
Berdasarkan Laporan Situasi Kebencanaan, sejak Senin (23/02/2026) sampai Selasa (24/02/2026) pagi, hujan terjadi di hampir seluruh wilayah Bali, kecuali Kabupaten Buleleng yang terpantau berawan.
Berdasarkan laporan BPBD Bali, di Kabupaten Gianyar, hujan menyebabkan sejumlah pohon tumbang di Desa Kedewatan (Ubud), Desa Tulikup dan Desa Sumita (Kecamatan Gianyar), serta Desa Sukawati. Selain itu, tanah longsor terjadi di Banjar Glogor, Desa Lodtunduh, Kecamatan Ubud. Seluruh kejadian telah ditangani.
Sementara di Kabupaten Buleleng, longsor terjadi di Desa Selat, Kecamatan Sukasada, serta Banjar Dapdap Tebal, Desa Tembok, Kecamatan Tejakula. Pohon tumbang juga dilaporkan di Desa Tukad Mungga dan Desa Pancasari. Hingga pagi hari, penanganan masih berlangsung.
Adapun, Denpasar menjadi daerah terdampak paling luas. Angin puting beliung dilaporkan terjadi di Jalan Gunung Payung, Padang Sambian Kelod. Selain itu, banjir dengan ketinggian air antara 30 hingga 80 sentimeter merendam sejumlah ruas jalan dan permukiman di kawasan Sesetan, Renon, Sanur, Sidakarya, hingga Padang Sambian. Lalu tanggul sungai jebol di Jalan Siulan, Gang Lely.
Sementara itu, di Badung, pohon tumbang terjadi di Desa Kerobokan dan Jalan Sunset Road. Banjir juga merendam kawasan Jimbaran, Legian, dan Tuban dengan ketinggian air mencapai 40 hingga 50 sentimeter. Seluruh kejadian masih dalam proses penanganan.
Lalu, di Tabanan, pohon tumbang di Jalan Ahmad Yani, Abian Tuwung, Kecamatan Kediri, telah berhasil ditangani. Kejadian serupa juga terjadi di Desa Nyalian, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, dan telah ditangani petugas.
Berdasarkan informasi BMKG, peringatan dini hujan dengan status waspada dikeluarkan untuk wilayah Denpasar, Bangli, Buleleng, Gianyar, Karangasem, dan Klungkung. Sementara status siaga berlaku untuk Badung, Jembrana, dan Tabanan.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini angin kencang untuk Denpasar, Badung, Buleleng, Karangasem, dan Klungkung.
Masyarakat pun diimbau tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, terutama banjir, longsor, dan pohon tumbang, serta segera melapor kepada aparat setempat jika terjadi kondisi darurat.
Editor: Agus Pebriana

Tinggalkan Balasan