DIKSIMERDEKA.COM, JAKARTA — Insiden penembakan Pesawat Smart Air di Bandara Korowai Batu, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan pada Sabtu (14/2/2026) , menewaskan dua awak pesawat: pilot dan co-pilot, mengguncang publik. Peristiwa berdarah di obyek vital itu dinilai bukan sekadar insiden, melainkan alarm keras bagi sistem keamanan bandara di Papua.

Anggota Komisi I DPR RI, Syamsu Rizal, menyebut tragedi tersebut membuka celah serius dalam sistem deteksi dan pengamanan dini.

“Itu menjadi perhatian utama kita, salah satu yang menjadi perhatian utama kita termasuk mengungkapkan kelemahan pengamanan,” ujar Syamsu saat ditemui Parlementaria di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (19/2/2026).

Baca juga :  2 Awak Tewas, 32 Personel Diterjunkan: Bandara Korowai Batu Ditutup Usai KKB Tembaki Pesawat PK-SNR

Menurut legislator Fraksi PKB itu, bandara adalah urat nadi aktivitas masyarakat, terlebih di Papua yang sangat bergantung pada transportasi udara. Jika rasa aman goyah, dampaknya tak main-main.

“Bandara itu adalah sarana yang sangat vital. Kalau tidak ada rasa aman, orang bisa membatalkan kunjungannya, orang bisa membatalkan event-nya, dan yang paling utama tidak memberikan keyakinan kepada masyarakat kita, masyarakat Indonesia di Papua,” katanya.

Baca juga :  2 Awak Tewas, 32 Personel Diterjunkan: Bandara Korowai Batu Ditutup Usai KKB Tembaki Pesawat PK-SNR

Syamsu mendorong evaluasi total, termasuk penyusunan prosedur tetap atau Standar Operasional Prosedur (SOP) baru yang lebih spesifik untuk penerbangan dan pengamanan bandara di Papua. Ia menilai pendekatan keamanan tidak bisa lagi disamaratakan dengan wilayah lain.

“Kalau karena itu memang penting untuk memastikan ada prosedur tetap atau ada SOP baru khusus untuk ke Papua dan pengamanan bandaranya,” jelasnya.

Tak hanya itu, ia juga menekankan pentingnya sinergi aparat keamanan. Koordinasi lintas institusi harus diperkuat agar seluruh bandara di Papua memiliki standar keamanan yang lebih tinggi dan seragam.

Baca juga :  2 Awak Tewas, 32 Personel Diterjunkan: Bandara Korowai Batu Ditutup Usai KKB Tembaki Pesawat PK-SNR

“Terutama pengamanan lah, termasuk bergerak bersama dengan kepolisian hingga nanti semua bandara itu memiliki standar khusus pengamanan lah intinya,“ pungkasnya.

Tragedi dua nyawa melayang di Korowai menjadi pengingat keras: tanpa sistem pengamanan yang solid, obyek vital seperti bandara bisa berubah menjadi titik rawan yang menggerus rasa aman dan kepercayaan publik.