DIKSIMERDEKA.COM, JAKARTA– Komisi XII DPR RI tak mau dengar alasan klasik pemadaman saat hari besar keagamaan. Data disodorkan PLN: 61 posko siaga, 773 personel, 21 genset, 8 UPS Mobile, dan 18 Gardu Bergerak disiapkan di Bangka Belitung. Tapi DPR menegaskan, ukuran keberhasilan cuma satu,listrik tak boleh padam saat Imlek, Ramadan, hingga Idulfitri.

Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya, meminta jaminan nyata atas keandalan pasokan listrik di Pulau Bangka dan Belitung. Menurutnya, gangguan teknis pada kabel laut interkoneksi Sumatera–Bangka atau pembangkit lokal tak boleh lagi jadi kambing hitam ketika warga sedang beribadah.

Baca juga :  Bali Padam Total Hari ini, Mandiri Energi Mendesak Direalisasikan

“Harapannya sederhana, listrik harus nyala terus. Kita tidak ingin mendengar ada gangguan pada interkoneksi kabel Sumatera-Bangka atau power plant lokal pada periode beban puncak tersebut. Keandalan ini adalah hak dasar masyarakat yang harus dijaga PLN,” tegas Bambang dalam pertemuan Komisi XII di Pangkalpinang, Bangka Belitung, Kamis (12/2/2026) lalu.

Baca juga :  Bali Padam Total Hari ini, Mandiri Energi Mendesak Direalisasikan

Sebaran judul soal 61 posko dan 773 personel siaga ini menjadi alarm pengawasan. PLN UIW Babel dalam paparannya mengklaim kondisi gangguan pada pembangkit, transmisi, dan distribusi saat ini nihil. Seluruh peralatan darurat, termasuk genset dan gardu bergerak, diklaim siap dikerahkan kapan pun dibutuhkan.

Namun Bambang mengingatkan, paparan teknis tak cukup di atas kertas. Titik rawan di sistem Bangka maupun Belitung harus diawasi ekstra ketat. Peralatan cadangan wajib benar-benar standby dan bisa dimobilisasi cepat jika terjadi gangguan.

Baca juga :  Bali Padam Total Hari ini, Mandiri Energi Mendesak Direalisasikan

“DPR akan terus memantau realisasi di lapangan. Jangan sampai dokumen kesiapan yang dipaparkan hari ini berbeda dengan kenyataan yang diterima masyarakat nanti,” pungkas Politisi Fraksi Partai Golkar ini.

Pesannya jelas: saat umat beribadah dan merayakan hari besar, listrik harus tetap menyala. Tanpa kompromi.