DIKSIMERDEKA.COM, GIANYAR – Hujan yang mengguyur sejumlah wilayah di Bali pada Kamis (12/2/2026), memicu terjadinya longsor dan pohon tumbang.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Bali, satu orang dilaporkan meninggal dunia akibat bencana longsor yang terjadi di Kabupaten Gianyar.

Pusdalops Bali mencatat, longsor terjadi di proyek bangunan milik Dewa Made Artha yang berlokasi di Jalan Air Terjun, Banjar Tegenungan, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati.

Baca juga :  Pura Terkena Longsor di Tabanan Menuai Perhatian, Tiga Tokoh Salurkan Bantuan

Peristiwa tersebut menyebabkan tiga orang tertimbun material longsor, dengan rincian satu korban meninggal dunia atas nama Nyoman Sujana yang dievakuasi ke RS Ari Canti. Sementara dua lainya mengalami luka-luka.

Selain di Gianyar, bencana juga terjadi di Kabupaten Tabanan berupa dua kejadian pohon tumbang. Pohon tumbang dilaporkan terjadi di Pasar Tuak Ilang, Desa Denbantas, Kecamatan Tabanan, serta di saluran irigasi Subak Yeh Nu, Desa Gubug, Kecamatan Tabanan.

Baca juga :  PUPRKIM Bali Gerak Cepat Tangani Musibah Longsor di Bangli

Sementara itu, di Kota Denpasar, tanah longsor terjadi di Jalan Ahmad Yani Utara, Gang Wahyu, Kelurahan Peguyangan, Kecamatan Denpasar Utara. Pusdalops Bali menyebutkan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut dan petugas telah melakukan asesmen di lokasi.

Baca juga :  PUPRKIM Bali Gerak Cepat Tangani Musibah Longsor di Bangli

Adapun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk Jumat (13/2/2026). Status waspada hujan berlaku di wilayah Badung, Denpasar, Gianyar, Jembrana, Klungkung, dan Tabanan.

Editor: Agus Pebriana