DIKSIMERDEKA.COM, KLUNGKUNG – Pemkab Klungkung resmi membuka Bulan Bahasa Bali VIII Tahun 2026 di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Rabu (4/2/2026).

Dalam kesempatan itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan, I Gusti Ketut Suardika mengajak seluruh lapisan masyarakat, dari anak-anak hingga lansia untuk bersatu melestarikan bahasa, sastra, dan aksara Bali.

Baca juga :  Pemerintah Hentikan Sementara Pembangunan Blue Harbour Beachfront Villas Nusa Penida

“Semoga manfaat kegiatan ini meresap ke sanubari dan dapat menjadi pedoman hidup, bukan sekadar seremonial,” tegas Suardika.

I Gusti Ketut Suardika menginstruksikan agar pelaksanaan Bulan Bahasa Bali dilakukan serentak di seluruh desa se-Kabupaten Klungkung.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Klungkung, I Wayan Suteja, menjelaskan bahwa tema tahun ini adalah “Atma Kerthi – Udiaba Purnaning Jiwa”, yang bermakna memuliakan sastra Bali sebagai taman spiritual untuk membangun jiwa yang sempurna.

Baca juga :  Perkuat Penegakan Perda di Nusa Penida, Pemkab Klungkung Tambah Personel Satpol PP

Festival ini berlangsung selama tiga hari yaitu 4–6 Februari 2026 dengan agenda utama, Lomba Nyurat Aksara Bali, Lomba Pidato Bahasa Bali dan berbagai Lomba Seni & Sastra lainnya.

Pada hari pertama penyelenggaraan Bulan bahasa Bali Tahun 2026 dilaksanakan Festival Nyurat Lontar.

Baca juga :  Dukung Pariwisata Berkualitas, Pemkab Klungkung Gandeng Swasta Kelola Sampah TPST Jungutbatu

Turut hadir pada Acara Bulan Bahasa Bali VIII Tahun 2026, Ketua TP PKK Kabupaten Klungkung Eva Satria dan Ketua Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Klungkung Dewa Made Tirta.

Turut hadir juga Penyuluh Bahasa Bali se-Kabupaten Klungkung serta undangan terkait lainnya.

Editor: Agus Pebriana