Arsenal Makin Gila! 20 Clean Sheet, Chelsea Tumbang, Final EFL Cup Tinggal Tunggu City atau Newcastle
DIKSIMERDEKA.COM, LONDON-Arsenal kembali bikin kompetitor panas dingin. Kemenangan 1-0 atas Chelsea, Rabu dini hari 4 Februari 2026,, bukan cuma mengantar mereka ke final,tetapi juga menegaskan satu hal: Arsenal mengemas 20 clean sheet( tanpa kebobolan) musim ini, dan bukan angka biasa, melainkan sinyal dominasi yang sulit dibantah.
Arsenal Tembus Final EFL Cup, Chelsea Dipulangkan
The Gunners resmi mengamankan tiket final EFL Cup setelah menyingkirkan Chelsea di Emirates. Mereka menang agregat 4-2 di semifinal leg kedua, dan kemenangan 1-0 kali ini menjadi penutup yang rapi.
Mikel Arteta jelas tersenyum lebar. Pasalnya, ini merupakan final pertama Arsenal sejak 2020, ketika mereka menjuarai FA Cup pada musim debut sang pelatih.
Namun yang paling menarik bukan sekadar hasil. Melainkan cara. Arsenal tampil lebih pragmatis—lebih “dingin”—dan itu tepat sasaran.
20 Clean Sheet: Arsenal Jadi Tim Pertama di 5 Liga Top Eropa
Di duel melawan Chelsea, Arteta memilih pendekatan yang efisien. Arsenal tidak memaksakan permainan terbuka tanpa kontrol. Sebaliknya, mereka membaca situasi, mengunci ritme, lalu menyerang di momen yang tepat.
Hasilnya? Clean sheet lagi.
Itu berarti Arsenal sudah mencatat Arsenal 20 clean sheet di semua kompetisi pada musim 2025-26. Lebih gila lagi, mereka menjadi tim pertama dari lima liga top Eropa yang menyentuh angka itu musim ini.
Artinya jelas: saat Arsenal unggul duluan, peluang lawan untuk membalikkan keadaan makin tipis.
Final EFL Cup: Arsenal Akan Bertemu Manchester City atau Newcastle
Sekarang pertanyaannya tinggal satu: siapa lawan Arsenal di final?
Manchester City akan menghadapi Newcastle United pada Rabu di leg kedua semifinal. City unggul 2-0 dari leg pertama, jadi Pep Guardiola tentu ingin timnya menyelesaikan tugas tanpa kejutan di Etihad.
Namun, ada catatan penting bila City lolos ke final. Mereka tidak bisa memainkan Marc Guehi sebagai starter karena aturan kompetisi melarang pemain tampil untuk dua klub setelah leg pertama semifinal.
Final dijadwalkan berlangsung Maret. City juga terancam kehilangan Josko Gvardiol karena cedera, meski Ruben Dias diprediksi siap tempur.
Analisa: City Bisa Jadi Lawan Ideal Arsenal
Kalau City lolos, Arsenal justru punya peluang emas. Dengan bek-bek yang tidak sepenuhnya lengkap, City terlihat lebih “manusiawi” musim ini.
Arsenal harus memaksimalkan momentum, terutama karena kekuatan utama mereka jelas: organisasi bertahan. Dengan Arsenal 20 clean sheet, mereka seperti punya pagar besi di belakang.
Dan jika Arsenal bisa mencuri gol lebih dulu di Wembley, City bakal berada dalam masalah. Sebab membongkar pertahanan yang rapi butuh kesabaran tinggi—sementara Arsenal sekarang sudah makin matang dalam manajemen tempo.
Arsenal Kandidat Juara Banyak Gelar?
Melihat kondisi saat ini, Arsenal menjadi favorit di final EFL Cup siapa pun lawannya. Ditambah lagi, mereka juga berada dalam posisi kuat di Premier League.
Unggul enam poin dari City dengan 14 laga tersisa bukan jarak kecil. Bahkan, jika performa stabil, gelar liga seharusnya berada dalam genggaman.
Liga Champions dan FA Cup memang tidak bisa terprediksi,kompetisinya suka menghadirkan drama. Tetapi jalur gugur yang menguntungkan bisa membantu Arsenal melaju jauh.
Yang jelas, bila Arsenal menjaga momentum, mereka bukan cuma berburu satu piala. Mereka sedang membangun musim yang bisa jadi spesialdan itu BERMULA dari pondasi: Arsenal 20 clean sheet.

Tinggalkan Balasan