Diksimerdeka.com, Taiwan- Menjelang Tahun Baru Imlek, permintaan jasa bersih-bersih profesional di Taiwan melonjak tajam hingga 80% sepanjang tahun ini. Pekerjaan yang dulu dipandang sebelah mata kini menjelma menjadi salah satu profesi paling laris dan menguntungkan. Sayangnya, meski upah per jam bisa menembus NT$1.000 atau sekitar Rp500 ribu, mencari tenaga kerja justru semakin sulit. padahal lowongan kerja di Taiwan masih terbuka lebar

Dilansir dari Radio Taiwan Internasional, Salah satu platform lokal penyedia jasa mencatat lonjakan permintaan 33% hanya dalam sebulan terakhir. Fenomena ini menandai pergeseran budaya: bersih-bersih rumah tak lagi dianggap rutinitas, melainkan proyek besar yang kini diserahkan kepada tenaga profesionallowongan kerja di Taiwan.
7 Ide Bisnis Laris Manis Minim Risiko Tahun 2026

Baca juga :  Sekda Dewa Indra: PMI Berangkat Akhir April Diupayakan Dapat Vaksin Kedua Setelah 14 Hari

Tren lowongan kerja di Taiwan tahun ini juga berubah signifikan. Bukan sekadar menyapu dan mengepel, tiga layanan paling diburu adalah pembersihan rumah menyeluruh, jasa angkut barang besar untuk cuci gudang, serta desinfeksi dan pembasmian hama yang permintaannya naik hingga 30%. Ini mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan kebersihan lingkungan hunian.

Baca juga :  Menaker Ida: Jumlah Penggunaan TKA di Indonesia Terus Turun

Lonjakan permintaan lowongan kerja di Taiwan otomatis mendongkrak tarif. Pada hari biasa, biaya jasa berkisar NT$400–800 per jam atau sekitar Rp200 ribu–Rp400 ribu. Namun memasuki musim puncak Imlek, tarif melambung hingga lebih dari NT$1.000 per jam (di atas Rp500 ribu). Untuk pekerjaan berat, seperti membersihkan kerak kamar mandi yang menahun atau noda minyak lama di dapur,pelanggan perlu menyiapkan biaya tambahan 20% hingga 50%.

Baca juga :  Queen International, Mitra Terpercaya Wujudkan Mimpi Bekerja ke Luar Negeri

Meski bayaran ini kerap melampaui gaji harian pekerja kantoran, ledakan permintaan membuat penyedia jasa kewalahan. Jadwal cepat penuh, tenaga kerja menjadi barang langka.

Pesannya jelas bagi masyarakat: jika ingin rumah berkilau saat Imlek tanpa biaya membengkak dan tanpa berebut jadwal, pemesanan harus dilakukan sejak dini. Semakin mendekati hari-H, harga akan semakin mahal dan slot semakin sulit didapat.
klik link ini untuk update cuaca di daerahmu