DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan atas pencapaian Bali sebagai Peringkat 1 World’s Best Destination 2026 versi Travelers’ Choice Awards: Best of the Best TripAdvisor. Menurutnya, pengakuan dunia tersebut merupakan buah kerja keras bersama seluruh elemen masyarakat Bali.

Koster menegaskan, prestasi ini tidak lahir secara instan, melainkan melalui komitmen kolektif dalam menjaga dan mengembangkan pariwisata Bali yang berlandaskan budaya, tradisi, seni, dan kelestarian alam. Ia menyebut peran pemerintah, pelaku pariwisata, masyarakat adat, hingga wisatawan memiliki kontribusi penting dalam mempertahankan citra Bali di mata dunia.

Baca juga :  Gubernur Koster Bahas Kerja Sama Sampah, Pendidikan, dan Pariwisata dengan Konjen Swiss

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder dan masyarakat Bali yang terus konsisten menjaga kualitas pariwisata. Kerja keras kita bersama diapresiasi dunia, dan Bali kini berada di peringkat satu destinasi terbaik dunia,” ujar Koster, Sabtu (17/1/2026).

Baca juga :  Gubernur Koster Mohon Dukungan ke Komisi V DPR-RI Terkait Renovasi Stadion Kapten I Wayan Dipta

Ia mengakui, Bali kerap menghadapi berbagai tantangan, mulai dari isu sampah, kemacetan, hingga dinamika kunjungan wisatawan. Namun, tantangan tersebut tidak menggoyahkan daya tarik Bali sebagai destinasi unggulan global. Justru, menurut Koster, kepercayaan dunia ini menjadi bukti kuatnya fondasi pariwisata Bali.

Selain dinobatkan sebagai destinasi terbaik dunia, Bali juga meraih sejumlah pengakuan internasional lainnya. Pulau Dewata tercatat sebagai peringkat pertama Honeymoon Destination, masuk Top 10 Cultural Destination, Top 10 Solo Travel Destination, serta Top 20 Trending Cities versi TripAdvisor.

Baca juga :  Gubernur Koster Serahkan Piala Pemenang Festival Layangan Bali

Koster berharap capaian ini semakin memperkuat semangat kolaborasi seluruh pihak dalam menjaga Bali. Ia menekankan bahwa prestasi tersebut harus dijaga melalui pariwisata yang berkualitas, tertib, dan berkelanjutan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat Bali.