Bupati Klungkung Ajak Siswa Kurangi Gadget dan Perkuat Budi Pekerti
DIKSIMERDEKA.COM, KLUNGKUNG – Bupati Klungkung I Made Satria mengajak para siswa sekolah dasar untuk mengurangi penggunaan gadget serta memperkuat budi pekerti sejak dini saat melakukan kunjungan ke sejumlah SD di Desa Tohpati dan Desa Bungbungan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Senin (5/1/2025).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam meningkatkan mutu pendidikan dasar, baik dari sisi akademik, fasilitas, maupun pembentukan karakter siswa.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Satria didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Klungkung, I Ketut Sujana.
Rombongan mengunjungi SD Negeri 1 Tohpati, TK Negeri Tohpati, SD Negeri 1 Bungbungan, serta SD Negeri 2 Bungbungan untuk menyapa secara langsung para siswa dan tenaga pendidik.
Di hadapan siswa, Bupati Satria memberikan motivasi agar anak-anak lebih giat belajar dan memanfaatkan waktu secara positif, terutama dengan mengurangi penggunaan handphone untuk bermain gime
Ia juga mengingatkan pentingnya disiplin, menjaga kebersihan lingkungan sekolah, menaati nasihat guru, serta menghormati orang tua sebagai fondasi utama pembentukan karakter sejak usia dini.
Bupati Satria menegaskan bahwa pendidikan dasar memiliki peran strategis dalam mencetak generasi penerus yang cerdas dan berkualitas.
Oleh karena itu, ia mengajak seluruh siswa untuk menyambut tahun ajaran baru 2026 dengan semangat baru setelah libur semester, serta menanamkan kebiasaan belajar yang baik sejak sekarang.
Selain menyemangati siswa, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada para guru yang selama ini telah dengan penuh dedikasi mendidik dan membimbing anak-anak.
Ia meminta para pendidik untuk terus bersabar dan konsisten dalam menanamkan nilai-nilai budi pekerti, karena peran guru sangat menentukan dalam pembentukan karakter generasi muda.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Satria turut menyerahkan bantuan peralatan sekolah kepada para siswa.
Ia juga menugaskan masing-masing kepala sekolah untuk melakukan pendataan kebutuhan sarana dan prasarana yang masih diperlukan, agar dapat segera diajukan ke Dinas Pendidikan sebagai bahan pertimbangan pemberian bantuan ke depan.
Editor: Agus Pebriana

Tinggalkan Balasan