DIKSIMERDEKA.COM, BADUNG – Staf Khusus Menteri Bidang Hubungan Kelembagaan melakukan pemantauan dan pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan, Senin (29/12/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan stabilitas keamanan serta kesiapan sistem pengamanan menjelang momentum pergantian tahun yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.

Kedatangan Staf Khusus Menteri beserta rombongan disambut langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Kerobokan, Hudi Ismono.

Baca juga :  Dandim 1611/Badung Lakukan Kunjungan Balasan ke Lapas Kerobokan

Dalam kunjungan tersebut, dilakukan peninjauan terhadap kesiapan early warning system sebagai langkah deteksi dini guna memastikan seluruh satuan kerja di bawah Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bali tetap dalam kondisi siaga, aman, dan kondusif selama masa libur nasional dan cuti bersama.

Kalapas Kerobokan, Hudi Ismono, menyampaikan bahwa kegiatan pemantauan ini merupakan bagian penting dari upaya preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

Baca juga :  Warga Binaan Lapas Kerobokan Ikuti PERSARI 2025

Menurutnya, pengamanan tidak hanya bersifat rutinitas, tetapi menjadi langkah mendasar untuk melindungi hak warga binaan agar dapat menjalani masa pembinaan dalam suasana yang aman dan damai.

“Kami menerima secara langsung arahan dari tim pusat dan menyambut baik dukungan yang diberikan. Hal ini menjadi penguat bagi jajaran kami di daerah dalam memastikan keamanan tetap terjaga, sehingga warga binaan dapat menjalani proses pembinaan dengan tenang menjelang tahun baru,” ujar Hudi Ismono.

Baca juga :  Kanwil Ditjenpas Bali Lakukan Tes Urine ke 5 Warga Binaan Lapas Kerobokan

Lebih lanjut disampaikan, penguatan pengamanan melalui deteksi dini menjadi kunci utama dalam menjaga integritas lembaga serta memastikan seluruh layanan publik di Lapas Kelas IIA Kerobokan tetap berjalan optimal.

“Dengan kesiapsiagaan petugas dan sistem pengamanan yang terintegrasi, diharapkan situasi lapas tetap kondusif selama perayaan Natal dan Tahun Baru 2025,” terangnya.

Editor: Agus Pebriana