DIKSIMERDEKA.COM, KEROBOKAN, BALI – Warga binaan Lapas Kelas IIA Kerobokan mengikuti kegiatan Perkemahan Satu Hari (PERSARI) yang digelar di Lapas Kelas IIB Karangasem. Kegiatan ini menjadi ajang pembinaan berbasis kepramukaan bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) se-Bali.

Sebanyak 55 warga binaan dari berbagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Bali mengikuti PERSARI 2025. Program ini bertujuan menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kerja sama, serta rasa tanggung jawab sebagai bagian dari proses reintegrasi sosial.

Baca juga :  Dukung Peningkatan Kinerja, Rusus Lapas Kerobokan Selesai Dibangun

Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Bali, Decky Nurmansyah. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kepramukaan sebagai metode pembinaan karakter yang efektif bagi warga binaan.

“PERSARI menjadi sarana strategis membentuk karakter positif, melatih kepemimpinan, dan meningkatkan kesiapan mereka kembali ke tengah masyarakat,” ujar Decky.

Baca juga :  Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Kerobokan Gelar Panen Raya

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Kerobokan, Hudi Ismono, menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, kegiatan semacam ini bukan hanya sekadar aktivitas luar ruangan, tetapi juga sarana membangun semangat baru dan pola pikir konstruktif bagi warga binaan.

Baca juga :  BNN Ungkap Transaksi Narkoba Napi Lapas Kerobokan Senilai Rp 15 Miliar 

“Harapan kami, setelah mengikuti kegiatan ini, para warga binaan memiliki bekal mental yang lebih kuat untuk kembali berkontribusi positif di masyarakat,” ungkapnya.

Editor: Agus Pebriana