DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Isu kesehatan reproduksi ibu menjadi sorotan utama dalam talkshow serangkaian Hari Ibu yang digelar Pemerintah Kota Denpasar melalui DP3AP2KB bersama FK Puspa di Graha Sewaka Dharma, Selasa (16/12/2025).

Kegiatan ini menegaskan pentingnya perlindungan dan pemeliharaan kesehatan reproduksi perempuan sebagai fondasi utama dalam mencetak generasi emas serta memperkuat ketahanan keluarga.

Talkshow dibuka oleh Ketua TP-PKK Kota Denpasar sekaligus Pembina FK Puspa, Sagung Antari Jaya Negara. Sebelum itu, dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara FK Puspa Kota Denpasar dengan Rumah Sakit Umum Prima Medika terkait kesejahteraan perempuan dan anak.

Baca juga :  Peringati Hari Ibu ke 92, BKOW dan BK3S Provinsi Bali Serahkan Bantuan ke Panti Jompo

Ketua FK. Puspa Kota Denpasar, Ayu Kristi Arya mengatakan kesehatan kaum perempuan khusunya kaum ibu merupakan isu yang sangat krusial dan harus mendapatkan perhatian khusus bagi kita semua.

“Karena peran kaum Ibu didalam mempersiapkan generasi emas kita nantinya. Terutama terkait kesehatan organ reproduksi dan kesehatan jiwa, ” ungkap Ayu Kristi.

Baca juga :  Ny Putri Koster: Kesetaraan Gender Sudah Mulai Terwujud dan Harus Diperjuangkan

Untuk itu, melalui talkshow ini, diharapkan para peserta yang sebagian besar merupakan kaum ibu ini mendapatkan informasi dan kesadaran mengenai menjaga kesehatan reproduksi dan kesehatan jiwa.

“Diharapkan mereka juga dapat menyebarluaskan informasi yang didapat kepada lingkungan dan sekitarnya. Sehingga pelayanan kesehatan yang optimal bagi kaum perempuan, ibu dan anak dapat tercapai di Kota Denpasar, ” ujar Ayu Kristi.

Sementara Kadis DP3AP2KB Kota Denpasar, Dra. Gusti Agung Sri Wetrawati menjelaskan pelayanan kesehatan reproduksi di Kota Denpasar melalui berbagai macam program mulai di Faskes 1 di masing-masing wilayah dengan screening awal dan tindakan seperti pap smear.

Baca juga :  Putri Koster: Perempuan Bali Punya Peran Kunci dalam Pembangunan Keluarga

“Selain juga melaksanakan jemput bola langsung ke wilayah desa dan kelurahan melaksanakan Deteksi Dini Kanker Serviks dengan HPV DNA atau pemeriksaan untuk mendeteksi virus HPV penyebab kanker serviks. Selain juga program lain terkait kesehatan jiwa semua dilaksanakan secara berkelanjutan, ” ujar Agung Sri Wetrawati.

Editor: Agus Pebriana