DIKSIMERDEKA.COM, JEMBER – Penerbangan rute Jember–Denpasar resmi beroperasi dan menandai aktifnya kembali konektivitas udara strategis dari ujung timur Jawa menuju Bali.

Rute baru ini diharapkan menjadi pengungkit sektor ekonomi, pariwisata, dan investasi yang selama ini membutuhkan akses transportasi lebih cepat.

Bupati Jember Muhammad Fawait menyebut pengoperasian rute tersebut sebagai capaian penting pembangunan daerah.

Baca juga :  Pemkab Jember Tegaskan Komitmen Lawan Kekerasan Seksual, Gus Fawait: Korban Harus Dilindungi, Hukum Harus Tegak

“Alhamdulillah, Jember akhirnya kembali terhubung dengan pusat pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Fawait, Jumat (5/12/2025).

Ia menilai, koneksi langsung ke Bali membuka peluang besar bagi pelaku usaha, wisatawan, dan masyarakat umum.

“Selain Jakarta, sekarang Jember sudah memiliki jalur penerbangan langsung ke Bali,” katanya.

Baca juga :  Wadul Gus'e Terima 3.252 Aduan, Bupati Fawait: Ini Bukti Warga Terlibat Bangun Jember

Menurut Fawait, kehadiran dua rute strategis sekaligus memberikan keuntungan tidak hanya bagi Jember, tetapi juga wilayah sekitar.

“Ini menjadi kenikmatan luar biasa bagi Jember dan kabupaten sekitar,” ucapnya.

Fawait menegaskan, tujuan utama pengoperasian rute ini adalah mempercepat perputaran ekonomi daerah.

Baca juga :  Pemkab dan DPRD Jember Tandatangani Nota Kesepakatan Perubahan KUA-PPAS 2025

“Penerbangan ini kami harapkan mampu menggerakkan ekonomi Jember,” paparnya.

Ia juga menargetkan peningkatan minat investor dan wisatawan seiring terbukanya akses udara baru.

Pengaktifan kembali Bandara Jember, lanjut Fawait, merupakan realisasi janji politik yang disampaikannya saat Pilkada.

“Menghidupkan bandara adalah janji saya, dan delapan bulan bisa kami wujudkan,” tandasnya.