DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ibu Putri Koster memimpin Rapat Evaluasi Kegiatan TP Posyandu Tahun 2025 sekaligus penyusunan Program Kerja TP Posyandu Tahun 2026 di Gedung Narigraha, Denpasar, Jumat (21/11). Rapat ini menjadi momentum penting untuk memperkuat arah kebijakan pelayanan Posyandu di seluruh kabupaten/kota.

Baca juga :  Putri Koster Soroti Implementasi Pergub 47 Tahun 2019

Dalam arahannya, Ibu Putri Koster menegaskan bahwa peningkatan kualitas layanan Posyandu harus berjalan beriringan dengan peningkatan kapasitas kader. Ia menekankan bahwa Posyandu bukan hanya wadah pelayanan dasar, tetapi ujung tombak kesehatan masyarakat, terutama dalam mencegah stunting, meningkatkan gizi keluarga, dan memperluas edukasi kesehatan.

Baca juga :  Ketua TP PKK Bali Perkuat Kesadaran Kesehatan dan Lingkungan di Tiga Desa Kintamani

Program TP Posyandu Provinsi Bali Tahun 2026 disusun secara komprehensif dan berkelanjutan. Beberapa agenda utama meliputi Monitoring dan Evaluasi (Monev) Posyandu PSP dan PSBS di 57 kecamatan, lomba pengelolaan sampah mulai dari tingkat SD hingga Perguruan Tinggi, serta lomba Tim Pembina Posyandu tingkat kabupaten/kota untuk mendorong inovasi daerah.

Baca juga :  Denpasar Geliatkan Posyandu Paripurna Dukung Kesehatan Berkelanjutan

Selain itu, TP Posyandu juga akan menggelar Kul-Kul Posyandu di 9 kabupaten/kota, Aksi Sosial Membina dan Berbagi bagi masyarakat, serta pelatihan dan bimbingan teknis peningkatan kapasitas kader se-Bali. Seluruh program diharapkan mampu memperkuat peran Posyandu sebagai pilar kesehatan berbasis komunitas.