Bupati Fawait Realisasikan Program Prioritas, Honor Guru Ngaji Cair Tepat Waktu
DIKSIMERDEKA.COM, JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember mulai menyalurkan honorarium guru ngaji, Rabu (10/9/2025). Penyerahan perdana dilakukan di kantor Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru.
Kabag Kesra Setda Jember, Nurul Hafid Yasin, menyebut penyaluran insentif guru ngaji merupakan realisasi janji politik Bupati Muhammad Fawait. Mekanisme pencairan kini lebih mudah dan terhormat.
“Program ini menjadi prioritas Gus Bupati. Guru ngaji tidak perlu antre di bank, cukup datang ke kantor desa untuk menerima honor,” ungkap Hafid, Rabu (10/9/2025).
Menurutnya, kuota penerima tahun ini menjadi yang terbanyak sepanjang sejarah Kabupaten Jember. Sebanyak 22.000 guru ngaji akan menerima insentif secara bertahap.
“Pembagian honor dilakukan di masing-masing desa, agar guru ngaji tidak kesulitan mengakses pencairan. Gus Bupati ingin mereka diperlakukan dengan penuh penghargaan,” ujarnya.
Ia menambahkan, sebagian besar wilayah Jember jauh dari akses bank. Karena itu, penyerahan honor dipusatkan di desa agar lebih efisien dan memudahkan penerima.
Selain insentif, guru ngaji juga memperoleh fasilitas BPJS Ketenagakerjaan. Iuran bulanannya akan ditanggung pemerintah sebagai bentuk penghargaan terhadap jasa mereka.
“Guru ngaji bisa mendaftar sebagai penerima BPJS. Jika punya pekerjaan lain, tetap bisa terdaftar. Semua pembiayaan ditanggung pemerintah,” jelas Hafid.
Total penerima berasal dari 31 kecamatan. Pencairan tahap pertama sudah dilakukan di 23 kecamatan dengan jumlah 15.175 guru ngaji.
Untuk delapan kecamatan lainnya, saat ini masih dalam proses. Hafid memastikan pencairan tahap kedua akan selesai dalam waktu dekat.
Salah satu penerima, Haryono, mengaku bersyukur dengan adanya program ini. Ia merasa terbantu dan tidak lagi repot antre di bank.
“Terimakasih, Gus Fawait sudah menepati janji. Kami hanya datang ke kantor desa untuk menerima honor dengan cara yang terhormat,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan