DIKSIMERDEKA.COM, JEMBER – Warga Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, digegerkan penemuan jasad balita laki-laki di saluran irigasi pada Rabu (27/8) sore. Temuan itu pertama kali diketahui anak-anak sekitar.

Balita tersebut diketahui berinisial AH, usia 2,5 tahun, warga Jalan Basuki Rahmat, Lingkungan Tumpeng, Tegal Besar. Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di aliran irigasi.

Peristiwa bermula saat sang ibu tengah menyuapi anaknya di depan rumah. Usai makan, ibu masuk sebentar ke dalam rumah untuk mengambil air minum.

Ketika kembali, buah hatinya sudah tidak terlihat. Panik, ia langsung berusaha mencari di sekitar halaman, namun tak kunjung menemukan keberadaan sang anak.

Menurut keterangan Panit Reskrim Polsek Kaliwates, Ipda Miko, hilangnya balita itu diduga akibat terseret arus irigasi. Lokasi saluran memang cukup dekat, hanya berjarak sekitar 50 meter.

“Saluran irigasi di sekitar rumah lebarnya sekitar satu meter dengan kedalaman hingga 50 sentimeter. Arus air saat itu cukup deras,” jelas Miko, Kamis (28/8/2025).

Sang ibu kemudian meminta bantuan warga. Pencarian pun dilakukan bersama-sama hingga sore hari. Namun, hasilnya tetap nihil meski area sekitar rumah sudah disisir.

“Warga dan pihak RW ikut mencari, tapi anak itu belum juga ditemukan. Air sungai yang deras membuat pencarian semakin sulit,” ungkap Miko.

Hingga akhirnya, sekitar pukul 15.00 WIB, warga menerima kabar melalui grup pesan singkat mengenai penemuan mayat anak laki-laki di lingkungan BTB.

Sejumlah warga langsung menuju lokasi. Setelah dicek, ternyata jasad yang ditemukan adalah benar AH, balita yang sejak siang hilang dari rumah.

“Setelah dicek bersama-sama, warga memastikan jasad yang ditemukan itu adalah anak yang hilang sejak siang,” tutur Miko.

Jenazah kemudian dibawa pulang ke rumah duka. Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi, mereka yakin peristiwa ini murni musibah tanpa adanya unsur lain.