DIKSIMERDEKA.COM, BADUNG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan terus memperkuat komitmen peningkatan pelayanan bagi warga binaan melalui penguatan integritas aparatur.

Langkah tersebut diwujudkan dengan pelaksanaan Apel Penandatanganan Komitmen Bersama dan Pakta Integritas Pembangunan Zona Integritas yang digelar di Aula Lapas Kelas IIA Kerobokan, Rabu (4/2/2026).

Kegiatan yang dipimpin langsung Kepala Lapas Kelas IIA Kerobokan, Hudi Ismono, tersebut diikuti seluruh pejabat struktural dan pegawai.

Baca juga :  Lapas Kerobokan Gelar Peringatan Hari Lahir Pancasila

Penandatanganan komitmen ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), sekaligus mendukung pelaksanaan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Tahun 2026.

Hudi Ismono menegaskan bahwa integritas petugas merupakan fondasi utama dalam menjamin pemenuhan hak-hak warga binaan secara transparan dan berkeadilan.

Baca juga :  Sambut HUT RI, Lapas Kerobokan Gelar Bakti Sosial di Panti Asuhan Sunya Giri

Menurutnya, keberhasilan Lapas Kerobokan mempertahankan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) harus diikuti dengan konsistensi serta inovasi pelayanan yang lebih nyata.

“Mempertahankan predikat WBK adalah pencapaian yang harus dijaga, namun kini saatnya kita melangkah lebih jauh menuju WBBM dengan menghadirkan pelayanan yang semakin berdampak langsung bagi warga binaan,” ujarnya.

Baca juga :  Lapas Kerobokan dan Yayasan Hati Bali Tandatangani MoU Optimalisasi Rehabilitasi

Secara terpisah, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bali, Decky Nurmansyah, menyampaikan dukungan atas langkah penguatan integritas yang dilakukan Lapas Kerobokan.

Ia menekankan bahwa konsistensi penerapan nilai integritas di tingkat satuan kerja menjadi kunci keberhasilan organisasi dalam memberikan kepastian hukum dan pelayanan publik yang prima.

Editor: Agus Pebriana