DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Suasana hangat menyelimuti Jaya Sabha, rumah jabatan Gubernur Bali, saat Gubernur Wayan Koster menjamu Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Pol Marthinus Hukom dalam sebuah jamuan makan malam, Senin (14/7/2025). Acara ini menjadi momen penting mempererat sinergi dalam upaya pemberantasan narkoba di Bali.

Jamuan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta, Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya (Dewa Jack), Wakapolda Bali Brigjen Pol Komang Sandi Arsana, serta perwakilan Kejaksaan Tinggi Bali dan unsur Forkopimda lainnya.

Baca juga :  Mulai Tahun 2021 Gubernur Koster Akan Seimbangkan Struktur Ekonomi Bali

Dalam sambutannya, Irjen Marthinus Hukom menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Gubernur Koster yang dinilainya berhasil menjaga Bali sebagai etalase Indonesia. Ia menilai sistem pemerintahan yang dibangun Koster telah menunjukkan kemajuan di berbagai sektor.

Kepala BNN RI Irjen Pol Marthinus Hukom menyampaikan sambutan dalam acara ramah tamah bersama jajaran Forkopimda Provinsi Bali di Jaya Sabha, Denpasar, Senin (14/7/2025). Dalam kesempatan itu, ia mengapresiasi kepemimpinan Gubernur Bali yang dinilai berhasil menjaga stabilitas dan kemajuan daerah. Foto: tim/diksimerdeka.com

“Beliau membanggakan. Hampir di semua bidang mengalami peningkatan. Artinya, sistem yang dibangun sudah berjalan dengan baik,” ungkap Marthinus.

Ia berharap kehadiran BNN di Bali dapat memberikan dorongan positif bagi masyarakat dalam memperkuat gerakan melawan narkotika. “Semoga keberadaan kami di sini menambah semangat masyarakat untuk mendorong berbagai perbaikan,” ujarnya.

Baca juga :  Komitmen Bersama Bali Wujudkan Bale Kertha Adhyaksa

Sementara itu, Gubernur Koster menegaskan bahwa peredaran narkoba di Bali telah mencapai titik yang sangat mengkhawatirkan. Menurutnya, penanganan narkotika memerlukan langkah ekstra dan keterlibatan semua pihak, termasuk aparat penegak hukum dan masyarakat.

Gubernur Bali Wayan Koster memberikan sambutan dalam acara ramah tamah bersama Kepala BNN RI dan Forkopimda Provinsi Bali di Jaya Sabha, Denpasar, Senin (14/7/2025). Ia menekankan pentingnya sinergi lintas lembaga dalam memerangi peredaran narkoba di Bali. Foto: tim/diksimerdeka.com

“Tingginya kasus narkoba jadi perhatian serius. Penanganannya tidak cukup hanya dari BNN, tapi juga butuh sinergi dengan seluruh penegak hukum dan masyarakat,” tegasnya.

Baca juga :  Koster Jadi Satu-satunya Gubernur Asia di Forum Iklim Dunia, Bali Tawarkan Model Pembangunan Hijau

Koster juga mengajak BNN, Polda Bali, dan Kejaksaan Tinggi untuk bekerja sama lebih intensif guna menekan penyebaran narkotika. Ia menyebut ancaman narkoba sebagai isu serius yang dapat merusak generasi muda dan merusak citra Bali di mata dunia.

Pertemuan ini menjadi sinyal kuat komitmen bersama antara Pemprov Bali dan BNN dalam menghadapi ancaman narkotika secara terstruktur dan kolaboratif demi menjaga masa depan Bali yang bersih dan sehat.