DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (DKLH) Provinsi Bali mendukung penguatan lembaga Kelompok Tani Hutan (KTH) guna mewujudkan Bali hijau, lestari dan sejahtera.

Kepala Dinas KLH Provinsi Bali, I Made Rentin mengatakan saat ini, tercatat 136 kelompok perhutanan sosial dengan luas garapan mencapai 26.727,95 hektar dan 92.137 kepala keluarga yang telah diberdayakan.

Baca juga :  DKLH Bali Perkuat Publikasi dan Respons Isu Publik lewat SIMPATI-BALI SIGAP

“Hal ini menunjukkan peran aktif masyarakat dalam mengelola dan melestarikan kawasan hutan secara berkelanjutan,” terangnya saat menghadiri
Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL), Senin (30/062025).

Lebih lanjut, Made Rentin menyampaikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan kegiatan ini.

Ia menyebut bahwa inisiatif seperti ini merupakan langkah strategis dalam mewujudkan hutan yang lestari sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar kawasan hutan.

Baca juga :  DKLH Bali Perkuat Publikasi dan Respons Isu Publik lewat SIMPATI-BALI SIGAP

“Kami dari DKLH Provinsi Bali menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan ini. Ini adalah bentuk nyata upaya bersama menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat,” ujar I Made Rentin.

Adapun acara ini diinisiasi oleh Anggota Komisi IV DPR RI Nyoman Adi Wiryatama bersama BPDAS Unda Anyar, sebagai wujud nyata kolaborasi antar lembaga dalam mendorong pengelolaan hutan berkelanjutan.

Baca juga :  DKLH Bali Perkuat Publikasi dan Respons Isu Publik lewat SIMPATI-BALI SIGAP

Sebanyak 6 (enam) Kelompok Tani Hutan (KTH) menerima bantuan bibit produktif dalam acara tersebut, yang juga dirangkaikan dengan penanaman pohon bersama sebagai penutup peringatan Bulan Bung Karno.

Editor: Agus Pebriana