DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Masyarakat Kesiman, Denpasar mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Bali Wayan Koster lantaran telah menghibahkan tanah di Kawasan Pantai Padang Galak kepada Desa Adat Kesiman.

Tanah yang dihibahkan seluas 56 are tersebut akan difungsikan untuk mendukung kegiatan adat dan keagamaan yang dilaksanakan 30 desa adat di Denpasar dan Badung di kawasan Pantai Padang Galak.

Ucapan terima kasih tersebut langsung disampaikan kepada Wayan Koster saat Upacara Melaspas Wantilan Segara Padang Galak, Denpasar, Jumat (14/03/2025).

Baca juga :  Jamin Ketersediaan Beras Murah, Gubernur Koster Kembangkan Lumbung Pangan

Bendesa Adat Kesiman Jro Mangku Wisma mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Koster atas dukungan pembangunan pura dan hibah tanah yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menunjang kegiatan adat dan agama.

Ia mengatakan meskipun dalam pemilihan gubernur Bali di periode pertama, Koster kalah di Denpasar. Namun ia tidak menyampingkan desa adat di Denpasar. Menurutnya Koster justru sangat adil dan mendorong pembangunan di desa adat.

Baca juga :  Raih Penghargaan Pelindung Budaya, Gubernur Koster: Ini untuk Seluruh Krama Bali

“Waktu 2022 saya menghadap beliau, beliau sama sekali tidak mengesampingkan saya. Padahal waktu itu notabene pemilihan (gubernur) periode pertama beliau kalah di Denpasar. Tapi beliau tetap merata dalam membangun desa adat,” terangnya.

“Dan terbukti apa yang kami harapan, dari desa adat Kesiman dibantu dan beliau respon cepat,” tambahnya.

Baca juga :  Antisipasi Merebaknya Covid-19, Gubernur Bali Tiadakan PKB Tahun 2020

Lebih lanjut Jro Mangku Wisna mengatakan mengatakan keberadaan wantilan yang baru dipelaspas ini akan bermanfaat tidak hanya bagi masyarakat adat. Namun juga dimanfaatkan oleh masyarakat umum seperti mahasiswa dan komunitas untuk berkegiatan.

“Keberadaan wantilan ini juga akan dimanfaatkan untuk kegiatan-kegiatan dari mahasiswa dan komunitas,” terangnya.

Editor: Agus Pebriana