DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Sekretaris Daerah (Sekda) Dewa Made Indra menyoroti masih ada oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang menjanjikan peserta lolos seleksi CPNS dengan mengatasnamakan kedekatan dengan pejabat tinggi di pemerintah.

Berkaitan dengan itu, Dewa Indra menegaskan bahwa seleksi CPNS di Provinsi Bali berlangsung secara ketat dan transparan. Ia pun mengajak peserta untuk tidak mempercayai oknum tidak bertanggung jawab tersebut.

Baca juga :  Sekda Bali Minta Seluruh Bapenda Gali Potensi Pajak

Hal tersebut disampaikan saat melakukan peninjauan pelaksanaan Tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS dengan sistem CAT (Computer Assisted Test) di Kampus Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) STIKOM Bali, Denpasar, Senin (21/10/2024).

Adapun pelaksanaan Tes CAT CPNS di ITB STIKOM Bali diikuti oleh 930 peserta yang dibagi dalam 4 sesi.

Dalam kesempatan ini, Sekda Dewa Indra menekankan pentingnya rekrutmen CPNS yang bersih dan transparan di Provinsi Bali. Ia mengingatkan kepada seluruh peserta Tes CAT CPNS agar tidak mempercayai calo atau oknum yang mengaku bisa membantu meloloskan mereka dalam seleksi CPNS dengan imbalan tertentu.

Baca juga :  Sekda Bali Serahkan Bendera Merah Putih Pasupati untuk Pelaksanaan HUT RI ke-79

Dewa Indra mengatakan tes ini menggunakan sistem CAT, selesai tes, nilai langsung keluar. Ia meminta peserta mencatat segera berapa nilai yang dapatkan. Nanti, jika setelah pengumuman nilai kalian berbeda, kalian bisa langsung mengajukan sanggahan.

Baca juga :  Sekda Bali: Bela Negara Tak Hanya Tugas Militer

Menurutnya Ini sistem yang sangat adil, jadi tidak ada yang bisa membantu selain diri kalian sendiri. “Kalau ada yang tertipu, ya rasakan sendiri akibatnya. Sudah banyak kasus terjadi, bahkan telah diproses hukum, jadi jangan sampai itu terjadi,” ungkapnya.

Editor: Agus Pebriana