DIKSIMERDEKA.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo resmi melantik menteri dan wakil menterinya, Senin 21 Oktober 2024. Total ada 109 anggota kabinet Merah Putih yang disusun Prabowo, dengan rincian menteri 48 orang, wakil menteri (wamen) 56 orang dan menteri koordinator 5 orang.

Dari jumlah tersebut ada dua perempuan wakil menteri berdarah Bali, yakni Ni Luh Enik Ernawati atau dikenal Ni Luh Puspa dan Isyana Bagus Oka. Siapakah kedua perempuan itu, berikut profilnya:

Ni Luh Puspa

Nama Lengkap: Ni Luh Enik Ernawati atau Ni Luh Puspa
Tempat Lahir: Singaraja, Bali
Tahun Lahir: 1986
Umur: 38 tahun (2024)
Agama: Hindu
Pekerjaan: Presenter, Jurnalis

Latar Belakang: Meski memiliki nama yang sangat khas Bali, Ni Luh Puspa dibesarkan di Mamuju, Sulawesi Barat. Ketika ia berusia tiga bulan, keluarganya mengikuti program transmigrasi ke Sulawesi. Pada usia tujuh tahun, mereka kembali ke Bali, dan Ni Luh kemudian diasuh oleh kakek neneknya di Buleleng.

Karier Jurnalistik: Ni Luh Puspa memulai kariernya sebagai penyiar radio lokal di Makassar pada tahun 2010. Dua tahun kemudian, ia bergabung dengan stasiun TV lokal di Makassar, yang menjadi langkah awalnya dalam dunia jurnalistik. Kemampuan berbicaranya yang baik dan profesional membawanya ke tingkat yang lebih tinggi dalam kariernya.

Baca juga :  Wamenpar Dukung Prambanan Jadi Pusat Destinasi Wisata Spiritual Dunia

Pada tahun 2015, Ni Luh pindah ke Jakarta dan bergabung dengan Kompas TV sebagai wartawan. Sejak saat itu, ia terus menunjukkan dedikasi dan kemampuan dalam bidang jurnalistik, menjadikannya salah satu jurnalis yang diakui di Indonesia.

Dengan latar belakang yang kaya dan pengalaman yang luas, Ni Luh Puspa terus berkontribusi dalam dunia media, menginspirasi banyak orang melalui karyanya.

Isyana Bagoes Oka

Nama Lengkap: Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka
Tanggal Lahir: 13 September 1980
Tempat Lahir: Jakarta
Pekerjaan: Model, Pembawa Acara, Penyiar Berita, Anggota Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia

Pendidikan: Isyana Bagoes Oka merupakan alumni jurusan Hubungan Internasional di Universitas Indonesia dan lulus dengan gelar Sarjana S1 pada tahun 2003.

Baca juga :  Wamenpar Buka Kegiatan Penanaman Mangrove Rangkaian Perayaan Hari Suci Nyepi

Karier: Setelah menyelesaikan pendidikannya, Isyana memulai kariernya sebagai reporter di Trans TV. Setelah satu tahun, ia pindah ke TV7 (sekarang Trans7), di mana ia menjadi pembawa acara berita sekaligus melakukan peliputan.

Pada tahun 2007, Isyana dipercaya menjadi produser berita untuk program “Seputar Indonesia” di RCTI, serta menjadi pembawa berita. Selama kariernya, ia telah meliput berbagai peristiwa penting, termasuk pemilihan presiden AS tahun 2008, Tsunami Aceh, dan Bom Bali II.

Isyana juga telah mewawancarai berbagai tokoh terkemuka, termasuk Presiden AS George W. Bush, Menteri Luar Negeri Hillary Clinton, serta bintang sepak bola Pep Guardiola, Cesc Fabregas, Robert Pires, dan Javier Zanetti.

Pada tahun 2013, Isyana bergabung dengan Metro TV sebagai wartawan di Istana Presiden pada masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. Ia kemudian melanjutkan karier sebagai pembawa berita dan pembawa acara talkshow di stasiun televisi seperti Sindo TV, Kompas TV, dan Fox Sports Asia.

Baca juga :  Wamenpar Ni Luh Puspa Siap Hadiri Mahasabha XIV KMHDI di Lampung

Karier Politik: Pada tahun 2014, Isyana memasuki dunia politik dengan menginisiasi berdirinya Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bersama Grace Natalie dan Raja Juli Antoni. Pada tahun 2015, ia resmi menjabat sebagai Ketua DPP PSI, terinspirasi oleh mendiang neneknya, Gedong Bagoes Oka, yang pernah menjadi anggota DPR dan MPR.

Dalam Pemilu 2019, Isyana menjadi bagian dari Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin dan mencalonkan diri sebagai Anggota Legislatif dari PSI untuk daerah pemilihan Banten III. Meskipun ia meraih 48,819 suara pribadi dan total akumulasi suara PSI di daerah tersebut mencapai 130,010, PSI tidak berhasil melampaui ambang batas parlemen, sehingga Isyana tidak terpilih sebagai anggota DPR-RI.

Prestasi dalam Modeling: Isyana juga dikenal dalam dunia modeling, meraih penghargaan juara favorit pilihan pembaca pada pemilihan Wajah Femina tahun 2000.

Isyana Bagoes Oka adalah sosok yang menggabungkan pengalaman di media dengan dedikasi di dunia politik, berkomitmen untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.