DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Pasca Gede Ngurah Patriana Krisna atau Ipat mennyatakan siap menjadi Wakil Bupati Jembrana mendampingi I Made Kembang Hartawan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Jembrana 2024. Disinyalir akan merubah peta politik di Bumi makepung.

Menurut Dosen Ilmu Politik Universitas Warmadewa, I Nyoman Wiratmaja menyebut deklarasi paket Bang-Ipat akan menjadi penantang serius bagi Petahana yakni Nengah Tamba.

“Paket Bang-Ipat akan memberikan warna tersendiri di Pilkada Jembrana mendatang, hal tersebut lantaran adanya tokoh besar di balik paket Bang-Ipat,” ujarnya Kamis (11/7/2024).

Baca juga :  Menanti Kejutan Winasa di Pilkada Jembrana

Lebih lanjut ia menyebut tokoh yang dimaksud adalah Mantan Bupati Jembrana periode 2000-2010 Prof Gede Winasa.

“Loyalis Winasa ini sangat besar di Jembrana, ditambah solid nya mesin Partai PDI Perjuangan sehingga akan menghasilkan pertarungan sengit di Pilkada nanti,” sambungnya.

Tetapi, Wiratmaja tidak menampik kekuatan Nengah Tamba sebagai petahana dalam Pilkada Jembrana mendatang.

Baca juga :  Ipat Siap Dampingi Kembang Maju Pilkada Jembrana 2024

“Kita tidak bisa menyepelekan kekuatan dari Nengah Tamba, mengingat dalam kepemimpinanya di periode pertama tidak bisa disepelekan,” ujarnya.

Terakhir ia menyebut ke depannya Pilkada di Jembrana tidak akan kalah seru dibanding daerah lain.

“Akan seru dimana kekuatan petahana akan bertarung dengan kekuatan loyalis Winasa dan PDI Perjuangan,” pungkasnya.

Sebelumnya, beredar di media sosial Gede Ngurah Patriana Krisna atau Ipat akan maju sebagai wakil bupati Jembrana mendampingi I Made Kembang Hartawan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Jembrana 2024.

Baca juga :  Ipat Siap Dampingi Kembang Maju Pilkada Jembrana 2024

“I Made Kembang Hartawan maju dari PDI Perjuangan dan Titiang (Ipat) maju dari Partai Golkar, yang mencerminkan kerjasama PDI Perjuangan dan Golkar,” ungkap Ipat.

Ipat menjelaskan keputusan berpasangan dengan Kembang Hartawan merupakan keputusan terbaik bagi dirinya bersama keluarga, terkhusus orang tuanya I Gede Winasa yang baru bebas dari tahanan

Reporter: Dewa Fathur