DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI –Pengamat Politik sekaligus Akademisi Universitas Warmadewa, I Nyoman Wiratmaja menyebut bebasnya mantan Bupati Jembrana periode 2000-2010 Prof Gede Winasa, akan mewarnai Pilkada di Bumi Makepung 27 November mendatang.

Hal tersebut lantaran Gede Winasa memiliki loyalis yang sangat besar terutama pemilih tradisional di Jembrana.

Baca juga :  Pengamat Nilai Pemberian Izin Tambang ke Perguruan Tinggi Dapat Rusak Esensi Pendidikan

“Akan seru, melihat fenomena di lapangan Winasa dengan loyalisnya akan memberikan warna di Pilkada mendatang sehingga patut dinantikan,” ujar Wiratmaja kepada diksimerdeka.com, Selasa (9/7/2024).

Lebih lanjut ia menyebut, selain memiliki loyalis yang besar figur Winasa sangat dirindukan oleh sebagian besar masyarakat Jembrana.

Baca juga :  Ipat Siap Dampingi Kembang Maju Pilkada Jembrana 2024

“Diluar loyalis yang dimiliki oleh Winasa, masyarakat Jembrana sangat merindukan pemimpin yang memiliki visi serta program-program pro kerakyatan,” sambungnya.

Menurut Wiratmaja, jika bupati dan wakil bupati petahana pecah kongsi sehingga memunculkan dua paket yang berbeda, akan menghasilkan pertandingan yang berimbang.

“Dilihat dari kecendrungannya, kemungkinan pecah itu ada, tetapi pertarungan ini akan sangat seimbang. Mengingat Nengah Tamba memiliki basis masa serta sederet prestasi selama lima tahun ke belakang, sementara Patriana Krisna akan ditopang oleh loyalis Winasa patut dinantikan dinamika politik di Jembrana,” pungkasnya.

Baca juga :  Pengamat Sebut Baliho Tidak Efektif sebagai Taktik Gait Suara

Reporter: Dewa Fathur