DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin di Bali turun 9,35 ribu orang sepanjang Maret 2023 hingga Maret 2024.

Kepala BPS Bali Endang Retno Sri Subiyandani mengatakan persentase penduduk miskin di Bali pada Maret 2024 tercatat sebesar 4 persen atau 184,43 ribu.

Angka tersebut turun jika dibandingkan dengan Maret 2023 sebesar 4,25 persen atau 193,78 ribu orang.

“Jumlah penduduk miskin di Bali pada Maret 2024 tercatat sebanyak 184,43 ribu orang, turun 9,35 ribu orang terhadap Maret 2023,” ungkap Retno Sri.

Baca juga :  Bertemu Gubernur Koster, BPS Bali Sampaikan 1,57 Juta Orang Sudah Ikuti Sensus Penduduk Online

Sedangkan jika dibandingkan dengan September 2022, jumlah penduduk miskin pada Maret 2024 turun 0,53 persen atau 20,93 ribu orang.

Berdasarkan wilayahnya, persentase penduduk miskin di perkotaan pada Maret 2024 tercatat 3,55 persen, turun 0,22 persen dibandingkan kondisi Maret 2023 sebesar 3,77 persen.

Sedangkan persentase penduduk miskin perdesaan pada Maret 2024 tercatat sebesar 5,20 persen, turun 0,30 persen poin dibandingkan kondisi Maret 2023 tercatat 5,50 persen.

Baca juga :  Ongkos Politik Mahal Jadi Alasan Nihil Calon Independen di Pilgub Bali

Pengamat Ekonomi Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) IB Suardana mengatakan penurunan kemiskinan di Bali dalam setahun terakhir tidak terlepas dari membaiknya kondisi ekonomi.

“Paska Pandemi Covid 2021-2022, yang di iringi dengan pemulihan pariwisata dan ekonomi, penurunan kemiskinan di Bali pun terjadi seiring dengan aktivitas yang kembali pulih,” terangnya.

Disamping itu, gerak cepat pemerintah daerah dan swasta untuk menghapus kemiskinan melalui sejumlah kebijakan juga turut serta dalam menurunkan angka kemiskinan di Bali.

Baca juga :  Hadiri FGD IDI, Sekda Apresiasi Peningkatan Index Demokrasi Bali

Salah satunya adalah pemberian bantuan sosial (bansos) dan CSR kepada warga miskin. Pemberian bantuan ini katanya mampu mendorong warga miskin meningkatkan produktifitasnya.

“Jika pemerintah daerah kemudian swasta, serta pihak lainya bersama-sama melakukan hal-hal itu secara masif saya rasa tingkat kemiskinan di Bali akan bisa turun lagi,” terangnya.

Reporter: Agus Pebriana