DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan menyebut KPU Provinsi Bali akan menjadikan permasalahan sampah di Bali sebagai tema debat pada Pemilihan Gubernur 27 November mendatang.

“Nanti dalam rangka debat salah satu isu yang akan kita angkat adalah permasalahan sampah ini akan menjadi salah satu topiknya nanti,” ujar Lidartawan saat diwawancarai di Gedung Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bali, Sabtu (29/6/2024).

Baca juga :  Sukses 2018, PAN Berpeluang Kembali Usung Wayan Koster pada Pilgub Bali 2024

Lebih lanjut Lidartawan menyebut, salah satu permasalahan sampah yang akan diangkat adalah pengelolaan mengenai limbah kampanye yang selama ini kerap menjadi masalah.

“Salah satunya adalah limbah saat kampanye, bagaimana mereka akan mengelola limbah tersebut dan akan digunakan untuk apa,” sambungnya.

Baca juga :  KPU Bali Mulai Gelar Coklit Pilkada Serentak 2024

Ia menekankan agar para calon yang berlaga di Pilkada nanti, agar mau mengurus limbah yang mereka hasilkan saat kampanye.

“Para calon harus mau memikirkan limbah yang mereka hasilkan saat kampanye, jangan sampai mereka tidak mau mengurusi limbah yang mereka hasilkan,” tegasnya.

Baca juga :  KPU Bali: Debat di Pilkada Berlangsung 3 Kali

Saat ini, KPU Bali tengah melakukan penanganan sampah saat kampanye dengan cara mengurangi pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) berupa baliho.

“Untuk mengawalinya, kita tengah membuat regulasi mengenai penanganan sampah dengan cara mengurangi penggunaan APK berupa baliho saat masa kampanye,’ pungkasnya.

Reporter: Dewa Fathur