DIKSIMERDEKA.COM, BENGKULU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk membahas manajemen konflik dan citra lembaga. Acara ini diadakan sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas tata kelola dan menjaga nama baik DPRD di mata publik.

Dalam FGD tersebut, para anggota DPRD berdiskusi mengenai strategi manajemen konflik yang efektif dan cara memperbaiki citra lembaga melalui penerapan kode etik yang ketat serta transparansi dalam setiap tindakan​.

Baca juga :  Bahasa isu air baku di Bengkulu, DPRD Bengkulu Kunjungi BBWS Sumatera VIII

Anggota BK DPRD Provinsi Bengkulu, Usin Abdysha Putra Sembiring, menjelaskan bahwa FGD ini memiliki beberapa tujuan penting. Pertama, untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan anggota BK tentang manajemen konflik dan tata beracara BK.

Kedua, untuk memperkuat citra DPRD sebagai lembaga yang profesional dan akuntabel. Ketiga, untuk membangun sinergi dan kolaborasi antara BK DPRD Provinsi dengan BK DPRD Kabupaten dan Kota se-Bengkulu.

Baca juga :  Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Dorong Penambahan Kuota Program Bedah Rumah
DPRD Bengkulu gelar FGD Bahas Manajemen Konflik dan Citra Lembaga

Dalam FGD ini, Beberapa topik utama yang dibahas antara lain:

  1. Teknik dan strategi dalam menyelesaikan konflik internal dan eksternal DPRD.
  2. ⁠Tata beracara yang berlaku dalam pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik oleh anggota DPRD.
  3. ⁠Upaya-upaya untuk membangun citra DPRD yang positif dan dipercaya oleh masyarakat.

Diharapkan dengan diadakannya FGD ini, BK DPRD Provinsi dan BK DPRD Kabupaten serta Kota se-Bengkulu dapat:

  1. Mampu menyelesaikan konflik secara profesional dan terukur.
  2. Menjalankan tata beracara pemeriksaan dengan adil dan transparan.
  3. ⁠Membangun citra DPRD yang positif dan menjadi contoh bagi masyarakat.
Baca juga :  Studi Tiru Peningkatan Pendapatan Daerah, Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Lakukan Kunjungan Dinas ke Kabupaten Bungo

Dengan terlaksananya FGD ini, DPRD Provinsi Bengkulu berharap dapat meningkatkan kualitas kinerja anggotanya dalam menjalankan tugas dan fungsinya, sehingga dapat lebih dipercaya dan dihormati oleh masyarakat.

Reporter: Jaka