DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Komisi X DPR RI melakukan kunjungan kerja (Kungker) ke Provinsi Bali, bertempat di Stadion GOR Lila Buana, Kamis (14/03/2024). Kungker kali ini bertujuan untuk melihat potensi perkembangan sport tourism di pulau Dewata.

Ketua Tim Kunker Hetifah Sjaifudian yang juga Wakil Ketua Komisi X DPR RI menyampaikan kolaborasi pariwisata, ekonomi kreatif serta olahraga bisa dikembangkan menjadi sport tourism.
Untuk itu, peran pemerintah sangat diperlukan guna mendukung infrastruktur yang diperlukan.

“Dengan memperbaiki infrastruktur pendukung keolahragaan khususnya lapangan latihan atau stadion, Kita harap juga akan berimbas pada peningkatan kualitas kedepannya,” tegasnya.

Baca juga :  FISIP UNEJ Gelar Bonding Alumni dan Bedah Buku Pengembangan SDM

Lebih lanjut, Sjaifudian mengatakan bahwa kini telah ada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan yang mengatur terkait pembinaan dan pengembangan olahraga, pengelolaan keolahragaan, penyelenggaraan kejuaraan olahraga, prasarana olahraga dan sarana olahraga.

Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) telah menjadi acuan dalam pengembangan olahraga nasional. Seperti diketahui, DBON merupakan program Pembangunan Olahraga Jangka Panjang 2021-2045 yang mencakup olahraga pendidikan, olahraga masyarakat dan olahraga prestasi.

“Pihak swasta bisa ikut berpartisipasi sebagai sponsor, masyarakat juga bisa ambil bagian dalam memiliki saham di klub, sehingga ekosistem keolahragaan kita bisa menjadi profesional kedepannya,” ungkap Hetifah Sjaifudian.

Baca juga :  Menpora Amali Pastikan DBON Jamin Masa Depan Atlet Berprestasi

Sementara itu, Pj Gubernur Bali Mahendra Jaya mengatakan berdasarkan karakteristik wilayah, Provinsi Bali memiliki potensi yang cukup besar dalam berbagai bidang keolahragaan. Untuk itu, pihaknya pun terus melakukan pengembangan potensi agar dapat bersaing di level nasional, tetapi juga regional dan internasional.

Salah satunya dengan mendorong masing-masing pengurus Cabang Olahraga membuat kejuaraan, kompetisi dan turnamen profesional, dengan menyertakan peran kalangan swasta, misalnya ikut berpartisipasi mulai dari sponsorship, pendanaan, pengembangan infrastruktur-sarana olahraga, pengembangan atlet sejak dini.

Baca juga :  Bali Dapat Apresiasi atas Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar

Lebih lanjut dikatakan Mahendra Jaya, prospek pengembangan industri olahraga, terutama pengembangan kolaborasi bidang olahraga dengan bidang lainnya, seperti sport tourism, dan lainnya dikatakan Mahendra Jaya memiliki prospek yang menarik, khususnya di Provinsi Bali terutama ketika dikolaborasikan dengan pariwisata.

“Dimana olahraga mendorong wisatawan datang ke Bali untuk berolahraga sekaligus berwisata. Beberapa event sport tourism yang diminati baik wisatawan lokal maupun mancanegara yang rutin digelar di Bali, diantaranya: Maybank Marathon, Triathlon, Modern Pentathlon, Skate Board, Surfing, dan Sprint Rally,” ungkapnya.

Editor: Agus Pebriana