DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Kegiatan penyaluran bantuan beras Bulog Kepada warga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) di Kota Denpasar mulai dilaksanakan. Kali ini penyaluran dilakukan di Kelurahan Sanur, Senin (25/09/2023).

Lurah Sanur IB Raka Jisnu mengatakan bantuan beras dengan berat 10 Kg tersebut merupakan realisasi program bantuan beras yang dicanangkan oleh Bulog.

“Hari ini kami mendistribusikan bantuan beras Bulog seberat 10 Kg kepada lebih dari 100 orang warga kami yang masuk dalam kategori PKH,” katanya.

Diketahui, program bantuan beras ini dimulai dari bulan September, Oktober, dan berlanjut hingga November 2023. Bansos beras ini menjadi upaya pemerintah membantu keluarga tidak mampu untuk memenuhi kebutuhannya saat harga beras naik.

Baca juga :  Program SPHP Beras Bulog Sulteng, Respon Terhadap Gejolak Harga

Salah seorang warga penerima bantuan, Anak Agung Kompiang Sudiana mengaku bersyukur dengan adanya bantuan beras dari pemerintah tersebut.

“Saya merasa senang dan terharu karena bisa mendapat bantuan langsung berupa beras ini. Sehingga, dapat membantu kebutuhan sehari-hari kami di rumah,” ungkapnya.

Pj Gubernur Bali Pantau Persediaan Beras di Gudang Bulog

Sebelumnya, Penjabat (Pj) Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya memantau ketersedian beras di Gudang Perum Bulog Batubulan, Jumat (22/09/2023). Pemantauan ini guna mengantisipasi dampak El Nino.

Baca juga :  Harga Beras Bulog Stabil: Waspada Timbangan

Sang Made Mahendra mengungkapkan bahwa dampak El Nino yang telah diprediksi oleh BMKG akan membuat kekhawatiran dampak yang ditimbulkan terhadap ketahanan pangan salah satunya adalah beras.

Untuk itu, pihaknya bersama para Kepala OPD melakukan peninjauan untuk memastikan ketersediaan pasokan beras, kelancaran distribusi, hingga stabilitas harga beras dalam kondisi aman.

Sementara itu, Kepala Bulog Kanwil Bali Sony Supriadi mengungkapkan bahwa di Bali terdapat 7 gudang Bulog, dimana total keseluruhan stok pasokan beras saat ini mencapai 15.000 ton, sedangkan stok di Gudang Bulog Batubulan sendiri sebanyak 833 ton.

Untuk itu, ketersediaan beras di Bali dalam mengantisipasi dampak dari badai El Nino dipastikan aman.

Baca juga :  Program SPHP Beras Bulog Sulteng, Respon Terhadap Gejolak Harga

Disampaikan, Sony Supriadi bahwa harga beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pasar (SPHP) di Bulog adalah Rp 9.950. Sementara Harga Eceran Tertinggi (HET) beras SPHP di pasaran adalah Rp 10.900.

“Berdasarkan hasil pemantauan, ketersediaan beras di Gudang Bulog Batubulan saat ini mencukupi untuk memenuhi kebutuhan tiga bulan ke depan, dengan distribusi beras berjalan lancar,” terangnya.

Usai melakukan peninjauan di gudang Bulog Batubulan, PJ. Gubernur lanjut melakukan monitoring ke Pasar Tradisional-Kuta I, Badung terkait penjualan dan pasokan beras SHPP.

Editor: Agus Pebriana