DIKSIMERDEKA.COM, BADUNG, BALI – Gubernur Bali Wayan Koster mendapatkan penghargaan dan gelar sebagai “Gubernur Punakawan” dari MCorp atas kepemimpinannya yang mampu menghadirkan solusi-solusi kreatif dan inovatif untuk kemajuan dan stabilitas ekonomi pasca-pandemi Covid-19 di Bali. 

Gelar tersebut diberikan MCorp dalam ajang pemasaran IMF 2023, bertempat di Harris Hotel & Residences Sunset Road Denpasar, Kamis (31/08/2023). 

Menurut MCrop pulihnya industri pariwisata yang menjadi tulang punggung Bali telah mengembalikan perekonomian Bali yang sempat menurun di masa Pandemi Covid-19 dua tahun silam. 

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, pada kuartal II tahun 2023 ini ekonomi Bali tumbuh 5,60 persen (yoy). Berangkat dari ini, banyak upaya yang digarap UKM untuk bangkit dan mengembangkan bisnis, hal ini juga diikuti dengan penggalian potensi memasarkan bisnis melalui berbagai strategi pemasaran.

Baca juga :  Siap-Siap Dapat Rp 1 Miliar bagi Desa di Bali yang Berhasil Kelola Sampah

Sementara dalam kesempatan tersebut Wayan Koster mengatakan pulihnya industri pariwisata yang merupakan pilar utama Bali, telah berhasil mengembalikan perekonomian Bali yang sempat mengalami penurunan selama dua tahun terakhir akibat Pandemi Covid-19.

Oleh karena itu, hadirnya IMF 2023 Bali Nusra ini menjadi kesempatan yang baik, karena ajang ini adalah wadah bagi para pebisnis, khususnya di industri pariwisata Bali untuk  bisa menggali strategi pemasaran dari para narasumber nantinya, dan menjadi tempat untuk menjalin relasi antar pebisnis. 

“Terima kasih atas gelar dan apresiasi yang diberikan kepada saya untuk menjadi gubernur punakawan, dan selamat kepada MCorp yang telah menyelenggarakan IMF 2023 yang ke sebelas,” ujar Wayan Koster. 

Baca juga :  Bali dan Jepang Pererat Hubungan Kerja Sama di Berbagai Bidang

Kemeriahan IMF 2023 Bali Nusra dibuka dengan penampilan Tari Sekar Jagat dari Elizabeth International yang menggambarkan suatu kedamaian di alam semesta sekaligus menggambarkan suasana yang semerbak oleh wanginya bunga. 

Rangkaian acara ini diselenggarakan untuk mengulik topik pemasaran terkini dengan konsep CI-EL (Creativity, Innovation, Entrepreneurship, Leadership) dan PI-PM (Productivity, Improvement, Professionalism, Management) sebagai landasan analisis merancang strategi pemasaran setelah pandemi Covid-19 atau era pasca-normal.

Adapun sesi panel yang diisi oleh pembicara ini berasal dari perusahaan besar di Bali Nusra dan Indonesia yaitu sesi PI-PM bersama Anty (RS Prof. Ngoerah), Surya Respati (PLN), dan Putu Sribudani (Elizabeth International). 

Baca juga :  Gubernur Koster Fokus Atasi Transmisi Lokal dan Siapkan Prakondisi Tatanan Kehidupan Era Baru

Sedangkan sesi CI-EL diisi oleh Edric Chandra (Program Initiators DSC), Made Bilan Asasia Binov (Sales Branch Manager III Bali Pertamina), dan Agus Setiawan (Pegadaian).

Puncak acara IMF 2023 juga disajikan pemberian penghargaan kepada individu dan instansi daerah yang berjasa dalam mengembangkan dan menerapkan konsep pemasaran inovatif di wilayah Bali Nusra. 

Tiga penghargaan yang diberikan antara lain, Industry Marketing Champion (IMC) 2023, Public Service Award (PSA) 2023, dan Sales Services Person and Field Promotor of The Year (SSPOTY) 2023.

Editor: Agus Pebriana