DIKSIMERDEKA.COM, BOGOR, JABAR -Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) terus berupaya untuk menyelesaikan target pembangunan ruas Tol Cimanggis- Cibitung sepanjang 26,18 km.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan ruas Tol Cimanggis-Cobitung ini akan melengkapi struktur jaringan jalan di kawasan Jabodetabek, yang telah memiliki jaringan tol lingkar dalam kota dan lingkar luar (Jakarta Outer Ring Road/JORR) I yang sudah beroperasi.

“Sementara JORR-2 dengan terhubung pada ruas Tol Cibitung-Cilincing yang telah beroperasi penuh sejak April 2023,” terangnya.

Baca juga :  Pemerintah Berikan Kemudahan Layanan bagi Pekerja Miliki Rumah

Basuki menjelaskan bahwa Jalan Tol Cimanggis-Cibitung terdiri dari 2 seksi. Berdasarkan data Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementeriam PUPR, untuk Seksi 1A Junction Cimanggis-Jatikarya sepanjang 3,17 km telah beroperasi sejak 10 November 2020 lalu.

Selanjutnya pembangunan Seksi 2A ruas Jatikarya-SS Cikeas 3,50 km mencapai 98,16% dan telah dioperasikan secara fungsional sejak April 2023. Sedangkan seksi 2B progres konstruksinya sebesar 72,94% dan ditargetkan rampung pada Kuartal IV 2023.

Baca juga :  Progres Fisik Capai 20,49%, Tol Padang – Sicincin Ditargetkan Beroperasi Desember 2021

Basuki mengungkapkan bahwa jalan tol ini akan menjadi akses penghubung dari Cibubur ke Jalan Tol Jagorawi, dan terkoneksi ke lima ruas lainnya tergabung dalam Jalan Tol JORR 2.

“Kehadiran Jalan Tol Cimanggis-Cibitung akan menambah kapasitas jalan yang melintasi empat wilayah, yaitu Kota Depok, Kota Bekasi, Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Bekasi,” ungkapnya.

Selain itu tambah Basuki, jalan tol ini akan memangkas waktu tempuh berkendara yang semakin lebih cepat, jika sebelumnya dari akses jalan Transyogi/Alternatif Cibubur via Tol Jagorawi dan sebaliknya dapat memakan waktu lebih dari 30 menit, namun dengan teknoneksinya hanya membutuhkan waktu tempuh yang lebih cepat sekitar 5-10 menit perjalanan saja.

Baca juga :  Kementerian PUPR Tata “Sumbu Kebangsaan" Tahap I

“Kehadiran Jalan Tol ini juga menjadi salah satu solusi mengurangi kepadatan lalu lintas dari ruas Tol Cikampek yang menuju Jakarta atau mengarah ke Bogor tanpa harus melalui Jakarta,” ungkapnya.