DIKSIMERDEKA.COM, KLUNGKUNG, BALI Ada yang menarik pada perayaan Nyepi tahun 2023 ini, dimana perayaan Nyepi Caka 1945 ini berbarengan dengan perayaan 1 Ramadhan 1444. Kondisi ini dikatakan menjadi ajang untuk saling memperkuat toleransi, khususnya di Desa Adat Sema Agung, Banjarangkan, Klungkung yang memiliki krama tamiu (pendatang).

Baca juga :  Bantuan Kemanusiaan untuk Negeri, Menebar Kebaikan di Bulan Suci

Hal tersebut diungkapkan Bendesa Adat Sema Agung, Sang Made Swasta Adnyana, Jumat (17/03/23). Ia mengatakan, sesuai Surat Edaran Gubernur Bali bahwa ibadah tarawih dilaksanakan di rumah masing masing dengan khusyuk. Sang Made berpesan agar kita saling menghargai saat pelaksanaannya.

Baca juga :  Nyepi Momentum Sucikan Semesta, Ngiring Kurangi Penggunaan Sampah Plastik

“Mari kita sama-sama menjalankan ibadah sesuai dengan keyakinan masing-masing dan saling menghargai satu sama lain,” ujar Sang Made.

Dalam perayaan Nyepi ini, pengaman desa adat dilakukan oleh Pecalang bersinergi dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa. Babinsa Desa Tusan yang juga menaungi Desa Adat Sema Agung yaitu Serka I Dewa Gede Carma Mudita mengimbau saudara umat muslim untuk dapat menyiapkan segala keperluannya sehari sebelum upacara Nyepi.

Baca juga :  Nyepi Tahun ini, Layanan Data Seluler dan IPTV Dimatikan

“Perayaan Nyepi yang berbarengan dengan ibadah ini dilakukan sesuai surat edaran Gubernur Bali dan FKUB kita saling menghargai,” ujarnya.

Reporter: Dewa Fathur