Solusi Masalah Sampah Denpasar, Tiga TPST Berkapasitas 1.020 ton per Hari Diresmikan
DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI –Kehadiran tiga Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) diharapkan menjadi solusi permasalahan sampah di Kota Denpasar selama ini. Hal ini mengingat kondisi tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Suwung kondisinya sudah tidak memadai.
Dengan beroperasi optimalnya tiga TPST yang memiliki kapasitas total mencapai 1.020 ton per hari dengan proses pengolahan yang terdiri atas Kompos, Magot, RDF, dan Wood Pellet ini, diharapkan mampu secara optimal menangani masalah persampahan di Kota Denpasar.
“Dengan beroperasinya TPST ini secara berkelanjutan dapat mendukung penanganan sampah secara terpadu di Kota Denpasar,” ujar Jaya Negara saat mendampingi Presiden Joko Widodo meresmikan TPST di Kesiman, Senin (13/03/23).
Adapun tiga TPST itu, yakni TPST Kesiman Kertalangu, TPST Tahura Suwung dan TPST Padangsambian Kaja.
Presiden RI Joko Widodo dalam peresmian tersebut mengatakan, TPST ini merupakan yang pertama dijumpai di Indonesia. Dimana, dengan sistem pengelolaan yang tidak begitu rumit, namun memberikan hasil yang nyata. Sehingga kedepan diharapkan dapat menjadi percontohan pengolahan sampah di kabupaten/kota seluruh Indonesia.
“Tempat Pengolahan Sampah Terpadu ini merupakan pengolahan sampah pertama yang saya lihat dengan sebuah sistem yang tidak begitu rumit, tetapi hasilnya konkret, saya ingin TPST ini bisa di-copy atau ditiru oleh kota dan kabupaten lain di seluruh Tanah Air, sehingga penanganan sampah tidak menjadi masalah di kota dan kabupaten yang kita miliki,” ujar Jokowi dalam sambutannya.
Kepala Negara juga memberikan apresiasi atas penerapan manajemen dan sistem yang rapi dan baik. Hal ini diharapkan mampu merangsang serta menginspirasi kabupaten/kota di seluruh Indonesia untuk membangun TPST seperti di Kota Denpasar.
“Manajemennya juga sangat rapi dan bagus. Mudah-mudahan ini bisa menginspirasi kabupaten dan kota untuk memiliki TPST seperti di Kota Denpasar ini,” kata Presiden Jokowi.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, Gubernur Bali, Wayan Koster, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Forkopimda Kota Denpasar, Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana serta undangan lainya.
Sejak tiba, Presiden Joko Widodo beserta rombongan langsung meninjau operasional TPST Kesiman Kertalangu. Satu persatu proses pengolahan sampah turut disambangi. Dengan detail dan teliti Presiden Joko Widodo menanyakan proses pengolahan di TPST dan menghasilkan berbagai produk seperti RDF, Wood Pellet, Briket, Magot dan lainnya.
Usai melaksanakan peninjauan, Presiden Jokowi langsung meresmikan TPST Kota Denpasar yang ditandai dengan penandatanganan prasasti.

Tinggalkan Balasan