Wali Kota Denpasar Paparkan Capaian Pembangunan Selama Dua Tahun
DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menyampaikan paparan capaian kinerja pembangunan selama dua tahun menahkodai Denpasar. Hal ini disampaikan dalam malam apresiasi HUT ke-235 Kota Denpasar yang pelaksanaanya dipusatkan di Gedung Dharmanegara Alaya, Senin (27/01/2023).
Mengawali pemaparannya, Jaya Negara mengatakan pada tahun 2021 meskipun masih dalam situasi Pandemi Covid-19, pertumbuhan ekonomi Kota Denpasar meningkat dari -9.43 menjadi -0,91. Sementara di tahun 2022, pada triwulan ketiga, capaian pertumbuhan ekonomi menjadi 4.84.
Pertumbuhan ini diiringi dengan persentase tingkat pengangguran di Kota Denpasar yang mengalami penurunan di tahun 2022 dari 7.02% menjadi 5,08%. Kemudian, capaian Indeks Pembangunan Manusia Kota Denpasar dalam tiga tahun terakhir juga mengalami peningkatan menjadi 84,37 yang merupakan nilai capaian tertinggi di Provinsi Bali.
“Pembangunan sektor pendidikan menjadi prioritas guna mewujudkan kemakmuran masyarakat. Hal ini dilaksanakan dengan peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan dan pendapatan masyarakat yang berkeadilan,” terangnya.
Lebih lanjut Jaya Negara memaparkan dalam bidang pendidikan, pada tahun 2021, sebanyak 94 ruang kelas baru yang menyasar 14 SD di wilayah Kota Denpasar serta pembangunan SMPN 14 di kawasan Desa Padangsambian Kelod dilakukan.
“Sementara itu, di tahun 2022 sebanyak 108 ruang kelas baru telah dibangun yang tersebar di 12 SD, rehabilitasi gedung dengan menyasar 11 SD, peningkatan sarana dan prasarana, serta pembangunan SMPN 15 di Desa Padangsambian Kaja,” ungkapnya.
Dalam bidang kesehatan ungkapnya, Pemkot Denpasar terus berkomitmen dalam pemenuhan alat kesehatan dan penyediaan obat-obatan. Tak hanya itu, beragam inovasi juga turut diluncurkan salah satunya SIRIA yang merupakan layanan untuk mengumpulkan data kesehatan ibu dan anak.
“Hal ini juga merupakan upaya berkelanjutan dalam mencegah stunting. Sehingga mampu menciptakan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas dan berdaya saing,” jelasnya.
Lebih jauh Jaya Negara menjelaskan dalam upaya menciptakan kemakmuran masyarakat, Pemkot Denpasar berkomitmen menanggulangi kemiskinan. Hal ini dilaksanakan dengan memberikan bantuan rumah layak huni bagi keluarga miskin guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Pada tahun 2021, sebanyak 21 unit rumah layak huni telah disalurkan dan pada tahun 2022 sebanyak 19 unit rumah layak huni telah disalurkan,” terangnya.
Dikatakannya, selain beberapa program diatas, Pemkot Denpasar juga terus mendukung pergerakan sektor ekonomi guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Revitalisasi Pasar Kumbasari secara bertahap merupakan bagian dari penataan Kawasan Heritage Gajah Mada.
“Penataan ini di tahun 2022 telah tuntas dengan menyasar penataan Jalan Gajah Mada, Fassade Kumbasari dan Revitalisasi Gedung Pasar Kumbasari,” terangnya.
“Harapan kami, dengan penataan kawasan Heritage Gajah Mada, Pasar Badung dan Pasar Kumbasari, cagar budaya di Kota Denpasar dapat dilestarikan dan mengembalikan romantisme Kota Denpasar untuk menarik minat wisatawan,” ujar Jaya Negara.
Dalam bidang keamanan, Pemkot Denpasar lanjut Jaya Negara terus membangun sinergitas bersama Forkopimda serta stakeholder lainya sehingga secara berkelanjutan dapat menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kota Denpasar.
Tak hanya itu guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, Pemkot Denpasar mengedepankan semangat Sewakadarma atau melayani adalah kewajiban sebagai wujud komitmen untuk melaksanakan reformasi birokrasi.
Hal ini berhasil membawa pelayanan publik Kota Denpasar menyandang predikat pelayanan prima, capaian indeks Reformasi Birokrasi juga telah mencapai BB dengan nilai 70,09. Nilai SAKIP Kota Denpasar juga sudah mencapai predikat BB dengan nilai 75,77 dan Kepatuhan Ombudsman RI meraih nilai 93,27 dan masuk dalam 10 besar nasional.
Jaya Negara menjelaskan, guna menciptakan SDM Kota Denpasar yang unggul, Pemkot Denpasar terus membangun inovasi dan terobosan. Hal ini utamanya dalam bidang teknologi dan inovasi. Salah satunya dengan melaksanakan Sister City dengan The City of Darwin, Australia yang secara spesifik menitikberatkan pada pengembangan ekonomi kreatif, pariwisata dan peningkatan SDM.
Pihaknya menekankan, untuk mencapai misi penguatan jati diri dan pemberdayaan masyarakat berlandaskan kebudayaan Bali, Pemkot Denpasar telah melaksanakan ketahanan sosial budaya krama banjar, subak, bendega dan desa adat. Selain itu juga turut dilaksanakan aktualisasi warisan budaya serta memfasilitasi ekspresi budaya lewat parade ogoh-ogoh, Mahabandana Prasada, Perayaan Tumpek dan lainya.
Jaya Negara menambahkan, sebagai upaya mengatasi masalah pengelolaan sampah, Pemkot Denpasar membangun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) sebagai muara akhir sampah yang telah terpilah sebelumnya di TPS3R yang tersebar di desa dan kelurahan.
“Dari 3 TPST yang direncanakan, saat ini telah beroperasi TPST Kesiman Kertalangu, TPST Desa Padangsambian Kaja dan Tahura Suwung,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan