DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI Ketua Umum Perpani Bali, Made Rentin tengah menyiapkan atlet untuk bisa masuk Timnas sehingga bisa mengharumkan nama Bali dan Indonesia di kancah internasional baik melalui kejuaraan dunia maupun gelaran tertinggi yaitu Olimpiade. 

Hal tersebut ia sampaikan disela-sela penyelenggaraan Rakerda Perpani Bali, bertempat di Renon, Sabtu (28/01/2023). 

Menurutnya Made Rentin salah satu cara yang dilakukan pihaknya  adalah dengan mengikuti banyak kompetisi berjenjang dari tingkat daerah sampai tingkat nasional. 

Baca juga :  Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026 Resmi Dirilis, Ini Lawan dan Tanggal Main Tim Favoritmu

Lebih jauh ia pun mengatakan pada tahun 2022 beberapa atlet Perpani Bali bisa mendulang Medali Emas di Kejurnas Senior di Palangkaraya bulan Juni-Juli 2022 dan Kejurnas Junior di DIY.

Mereka antara lain 1) Atlet Divisi Recurve, Gusti Fazli Kertinegoro 2) Atlet Divisi Standar Bow, Ni Luh Eka Pebrianti 3) Atlet Divisi Compound, Kadek Hita Gyananda.

“Seluruh siswa maupun sekolah yang ikut di Kejurnas baik Senior maupun Junior akan diberikan Piagam Penghargaan oleh Perpani,” ungkapnya.

Baca juga :  Batal Ikut AFF U-23, Menpora Amali Minta PSSI Fokus Pemulihan Pemain Timnas

Made Rentin pun menjelaskan bahwa Perpani Bali sudah menyiapkan Tim Pra PON yang atlet-atletnya diisi dari level kejuaraan tertinggi yaitu PON, Kejurnas Senior, Kejurnas junior, Porprov Bali XV 2022.

“Astungkara bahwa dari kejuaraan-kejuaraan di tingkat nasional tersebut seperti PON dan Kejurnas, atlet-atlet Bali mampu meraih Medali,” terangnya.

Baca juga :  Junjung Konsep Sustainable Leadership, PERPANI Bali Dukung Ngurah Oka Dharmawan Jadi Ketua KONI 2022-2024

Dengan kondisi ini, Made Rentin mengaku lebih mudah untuk menyusun Tim Inti Pra PON Bali. Ia pun berharap dari 24 atlet yang dikirim nantinya pada seleksi Pra PON, dari kuota 18 tiket, minimal 15 tiket didapat. 

“Dengan kerja keras mudah-murahan 18 tiket kita peroleh sehingga Bali akan berangkat full team di PON Aceh. Dimana kita ketahui di PON Papua lalu, Bali hanya mendapat kuota 4 tiket saja,” ungkapnya.