DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati atau Cok Ace berharap turnamen Biliar “9 Ball Tournament” Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia (GM FKKPI) Bali dapat menjadi wadah dalam rangka melahirkan atlet Biliar berprestasi baik di ajang nasional maupun internasional. Hal ini ia ungkapkan saat membuka turnamen, bertempat di RBC Renon Denpasar, Jumat (27/01/2023).

Dalam kesempatan tersebut Cok Ace mengatakan peminat olahraga bola Biliar tergolong sangat banyak. Hal ini ditandai dengan permainan bola Biliar mulai bisa ditemui di kampung dan balai banjar. Disamping itu permainan bola Biliar juga sering ditemui dalam rangka melengkapi fasilitas hotel, restaurant, dan cafe

Baca juga :  Wagub Cok Ace Ikuti Pelayaran KRI Surabaya-591 di Selat Lombok

“Hal ini tentu saja perlu kita dorong bersama, karena selain menjadi tren terkini juga bisa dijadikan fashion positif untuk anak muda sehingga pada akhirnya akan mampu melahirkan dan memunculkan atlet muda terbaik dan berprestasi baik di tingkat daerah, tingkat nasional dan internasional,” terangnya.

Baca juga :  Peringati World Environment Day, Wagub Cok Ace Tanam Terumbu Karang di Tulamben

Untuk itu ia pun berharap turnamen ini menjadi kesempatan untuk mendapatkan bibit-bibit atlet berprestasi sekaligus menjadi ruang melakukan pembinaan sehingga ketika ada ajang-ajang yang lebih tinggi atlet akan lebih siap untuk ikut berperan serta meraih prestasi.

“Saya yakin seluruh panitia dengan dukungan semua pihak akan dapat menyelenggarakan kejuaraan ini secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak peserta dan dalam level kualitas yang terus ditingkatkan,” terangnya.

Baca juga :  Wagub Cok Ace Mengajak Masyarakat Bali Kembali Pada Kehidupan Sektor Sekunder

Sementara itu, Ketua Panitia Didik Supriyadi mengatakan bahwa turnamen Biliar ini adalah kejuaraan yang pertama kali dilaksanakan di Bali. Dimana diikuti oleh 128 peserta yang berasal dari Lombok, Banyuwangi dan Bali. 

Menurutnya permainan bola Biliar sudah menjadi olahraga yang populer khususnya di Bali. Oleh karena itulah ujarnya, kondisi ini harus diikuti dengan pola pembinaan yang tepat serta penyelenggaraan kejuaraan yang berjenjang dan berkelanjutan sehingga dapat diimbangi dengan pencapaian prestasi yang tinggi.