DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI Polresta Denpasar bersama pihak terkait terus berupaya mengatasi kemacetan yang kerap terjadi di jalan bypass kawasan Pelabuhan Sanur yang semakin parah sejak beroperasinya pelabuhan tersebut.

Kasat Lantas Polresta Denpasar Kompol Ni Putu Utariani mengatakan pihaknya telah mengadakan rapat dengan instansi dan pihak terkait untuk membahas persoalan tersebut.

Baca juga :  Polemik Status Lahan Jalan di Serangan, Ipung: Saya Akan Terus Bersuara !

“Dan setelah rapat kemarin, hari ini kami bersama instansi terkait turun ke lapangan,” ucapnya, Rabu (18/1/2023).

Dari hasil rapat dengan Dinas Perhubungan, PUPR dan para pihak terkait, terangnya, muncul sejumlah kesepakatan. Salah satunya akan melakukan penutupan di beberapa titik median jalan.

Menurutnya, langkah penutupan median jalan di By Pass Ngurah Rai, Denpasar secara permanen harus diambil karena selama ini dianggap menjadi biang kerok kemacetan arus lalu lintas.

Baca juga :  Gilimanuk Semrawut Saat Lebaran,Kemenhub Berencana Tambah Dermaga di 2027

“Jadi rencananya nanti ada tiga median jalan yang ditutup, yakni setelah lampu merah Waribang, kemudian di selatannya lagi, dan satunya median di simpang Jalan Matahari Terbit,” ungkapnya.

Setelah dilakukan kajian berdasarkan hasil rapat bersama, lanjutnya, nantinya pihak dinas perhubungan bersurat ke instansi terkait, guna memutuskan kapan mulai dilakukan penutupan median jalan.

Baca juga :  Untuk Keselamatan, Pelabuhan Sanur "Dicaru" dan "Diplaspas" 

“Mungkin nanti langkah awal yang diambil adalah mencabut rambutnya, setelah itu dilakukan penutupan. Karena kalau rambu tidak dicabut, masyarakat masih akan belok di sana,” bebernya.